Tingkatkan Kualitas SDM, Vokasi ITS Adakan Pelatihan

Published on
By
Dr Drs Brodjol Sutiho Supri Ulama M Si sedang memaparkan materi.

Rektorat, ITS News – Banyaknya tenaga pendidik (tendik) di Fakultas Vokasi (FV) ITS yang belum memahami Penilaian Angka Kredit (PAK) membuat lambatnya kenaikan jabatan fungsional dosen. Menyelesaikan permasalahan tersebut Fakultas Vokasi ITS selenggarakan pelatihan PAK yang diikuti 31 tenaga didik (tendik) ITS. Kamis (22/2).

Agus Sugiyo Pranoto SS, Kepala bagian tata usaha FV menyampaikan pasca restrukturisasi fakultas, fakultas banyak merekrut tenaga kependidikan baru sehingga FV adakan beberapa agenda guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Fakultas Vokasi.

Pustakawan ITS ini bercerita untuk mengadakan pelatihan PAK ini bukanlah hal gampang. Terlebih pemilihan narasumbernya. Ketiga narasumber yang akhirnya menjadi pembicara kunci pada pelatihan ini, di antaranya Dr Drs Brodjol Sutiho Supri Ulama M Si, Aris Purnomo Wijayanto ST, dan Nur Faridah.

Dr Drs Brodjol Sutiho Supri Ulama M Si menjelaskan angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang dosen dalam rangka pembinaan karir kepangkatan dan jabatan.

Dalam rangka kelancaran pelaksanaan perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen juga diperbaharui.

“Dalam petunjuk teknis yang baru, setiap karya ilmiah memiliki tingkatan dan angka kredit yang berbeda, dan perlu pemahaman dosen dan tendik terkait perubahan ini,” ucap Brodjol.

Aris Purnomo Wijayanto ST dan Nur Faridah pemateri selanjutnya menjelaskan, unsur kegiatan dan berapa angka kredit yang harus diperoleh oleh setiap dosen pada setiap jabatan. Pemarapan angka kredit ini berpedoman pada Buku Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit, Kenaikan Jabatan Fungsional dan Kenaikan Pangkat Bagi Dosen di Lingkungan ITS edisi ke-5.

Aris, mengatakan beberapa kegiatan yang mendapat angka kredit, diantaranya kegiatan karya ilmiah baik itu tingkat nasional, internasional, menyadur atau menerjemahkan penelitian, pengabdian masyarakat serta pembicara. “Setiap kegiatan ini memiliki angka kredit yang berbeda,” ucapnya.

“Terlebih jika tendik atau dosen mendapat penghargaan dalam suatu kegiatan, kepanitian, serta menjadi delegasi institut pasti akan mendapatkan angka kredit,” tambah Aris.

Di akhir, Agus selaku penyelenggara acara berharap PAK ini bisa memberikan pemahaman kepada dosen dan tendik. “Bahkan ada beberapa peserta mengusulkan untuk mengadakan magang atau workshop lebih lanjut terkait PAK,” jelasnya. (rur/jel)

×