Tandatangani PKS dengan BSI, ITS Perkuat Layanan Keuangan Digital

Published on
By
(Dari kiri) Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng mendampingi Wakil Rektor II Dr Machsus ST MT penandatanganan PKS dengan Area Head BSI Surabaya Raya Asbi Rachman Faried yang didampingi oleh Regional CEO RO 12 Muhammad Arif Gunawan
(Dari kiri) Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng mendampingi Wakil Rektor II Dr Machsus ST MT penandatanganan PKS dengan Area Head BSI Surabaya Raya Asbi Rachman Faried yang didampingi oleh Regional CEO RO 12 Muhammad Arif Gunawan

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat transformasi layanan keuangan digital melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Kolaborasi dalam skema Host-to-Host Partnership tersebut berlangsung di Gedung Rektorat ITS, Jumat (8/4).

Berangkat dari tujuan Mewujudkan Ekosistem Keuangan Digital yang Terintegrasi, Modern, dan Berkelanjutan, sinergi ini menandai babak baru dalam penguatan sistem keuangan kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama oleh Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana ITS Dr Machsus ST MT bersama Area Head BSI Surabaya Raya Asbi Rachman Faried.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD berikan sambutan dalam seremoni penandatanganan PKS antara ITS dengan BSI
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD berikan sambutan dalam seremoni penandatanganan PKS antara ITS dengan BSI

Momen tersebut turut disaksikan langsung oleh Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD beserta jajaran pimpinan BSI Regional Office (RO) 12 Surabaya. Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan bahwa kebutuhan akan sistem transaksi yang cepat dan minim hambatan menjadi salah satu alasan utama penguatan kerja sama tersebut. “Pembaruan sistem keuangan menjadi langkah penting untuk mendukung aktivitas kampus yang semakin dinamis,” ungkap Guru Besar Teknik Mesin ITS ini.

Menyasar sistem penggajian tenaga kependidikan maupun para dosen di ITS, integrasi layanan digital ini juga akan mempermudah mahasiswa dalam proses administrasi keuangan kampus. Dengan sistem yang lebih terhubung, pembayaran biaya pendidikan dan transaksi lainnya diharapkan dapat berlangsung lebih lancar tanpa kendala teknis yang sering ditemui pada sistem sebelumnya.

Bambang juga menambahkan, kerja sama ini bukan sekadar integrasi layanan keuangan, tetapi juga menjawab kebutuhan sivitas akademika akan sistem yang lebih efisien. Menurutnya, layanan keuangan yang cepat dan minim hambatan akan mendukung produktivitas sivitas akademika dalam menjalankan kegiatan akademik maupun administratif. “Kita ingin sistem penggajian yang lebih cepat, dan tepat pada perbankan syariah dapat segera terealisasi lewat integrasi host-to-host ini,” tuturnya.

Regional CEO RO 12 Muhammad Arif Gunawan tanggapi saran dan masukan pihak kampus ITS dalam pertemuan dan penandatanganan PKS antara ITS dan BSI
Regional CEO RO 12 Muhammad Arif Gunawan tanggapi saran dan masukan pihak kampus ITS dalam pertemuan dan penandatanganan PKS antara ITS dan BSI

Sejalan dengan hal tersebut, Regional CEO BSI RO 12 Surabaya, Bali, dan Nusa Tenggara Muhammad Arif Gunawan menegaskan kesiapan BSI dalam mendukung implementasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan ITS. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah bersama untuk menghadirkan layanan keuangan digital yang lebih optimal di lingkungan kampus. “Melalui kerja sama ini, kami siap mengimplementasikan berbagai aspek teknis untuk mendukung pengembangan sistem keuangan di ITS,” ujarnya.

Lebih jauh, kerja sama ITS dan BSI ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas melalui pengelolaan Dana Abadi ITS berbasis instrumen syariah. Optimalisasi hasil investasi tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung berbagai program bantuan pendidikan, sehingga manfaatnya dapat lebih banyak dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa.

Kemitraan ini menunjukkan komitmen ITS dalam menghadirkan inovasi layanan yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga kebermanfaatan jangka panjang bagi sivitas akademika. Selain mendukung penguatan ekonomi syariah modern di lingkungan kampus, kerja sama ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

 

Reporter: Syifa Rahmadina
Redaktur: Lathifah Sahda

×