Sikapi Kenaikan Harga BBM, KM ITS Gelar Pukat

Published on
By

Muhammad Yusuf Hasbi Avissena, Menteri Koordinator Pergerakan Muda BEM ITS, menjelaskan sebenarnya belum ada keputusan pasti mengenai sikap KM ITS terhadap kebijakan kenaikan harga BBM. Sebab, keputusan akhir akan diambil setelah KM ITS menggelar pukat kembali pada Senin (20/10) mendatang. Namun, melihat hasil diskusi pada pukat perdana, Hasbi menyimpulkan bahwa sikap KM ITS akan lebih condong ke arah mendukung.

Pada diskusi tersebut, beberapa perwakilan BEM fakultas juga memberikan tanggapannya terhadap isu kebijakan kenaikan harga BBM. Salah satunya tanggapan dari perwakilan BEM FTK. Mereka berpendapat bahwa kenaikan harga BBM memang sulit untuk dihindari. Namun, agar kenaikan yang terjadi tidak terlalu membenani masyarakat, perlu adanya terobosan baru dengan memanfaatkan energi terbarukan. Contohnya, dengan mengolah energi gelombang laut dan gas alam menjadi bahan bakar alternatif.

Sedangkan menurut perwakilan dari BEM FTSP, kenaikan harga BBM sejatinya dapat diterima. Asalkan kebutuhan masyarakat untuk memperoleh transportasi yang layak difasilitasi dengan baik. Hal itu dapat diaplikasikan dengan menyediakan sarana dan prasarana transportasi umum yang ramah lingkungan.

Sementara itu, guna menyongsong pukat edisi kedua nanti, BEM ITS menyarankan agar KM ITS memperbanyak referensi mengenai isu kenaikan harga BBM. Hal itu dapat dilakukan dengan memperbanyak bacaan, serta berdiskusi dengan orang-orang yang kompeten.

Selain itu, agar pada pukat kedua nanti sudut pandang diskusi lebih luas, BEM FMIPA menugaskan anggotanya untuk melakukan survei terhadap masyarakat. Survei tersebut bertujuan untuk mendengarkan tanggapan masyarakat mengenai isu kenaikan harga BBM.

Di akhir, Fauzan Fikri, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sistem Perkapalan, mengungkapkan bahwa diskusi seperti ini banyak memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Setidaknya, bagi mahasiswa yang sering mengikuti diskusi, akan menambah wawasan mereka terhadap isu-isu terkini dunia pemerintahan. (ila/ady)

×