Siap Pelopori Pemanfaatan Energi Laut, ITS-PLN Tandatangani MoU

Published on
By
Bambang Pramujati ST MScEng PhD, Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian saat memberikan sambutan sebelum penandatanganan MoU
Bambang Pramujati ST MScEng PhD, Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian saat memberikan sambutan sebelum penandatanganan MoU

Kampus ITS, ITS News – Menyadari potensi kemaritiman Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) siap menjadi pelopor pengembang teknologi dan energi laut. Sebagai salah satu perusahaan energi nasional, PT PLN (Persero) Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Research Institute) digandeng ITS secara resmi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama di bidang energi laut, Rabu (11/11), secara daring.

Bambang Pramujati ST MScEng PhD, Wakil Rektor IV ITS menunjukkan jejak kerja sama yang pernah dan sedang terjalin antara ITS dengan PT PLN. Menurutnya, terbukti kerja sama antara ITS dan PT PLN menjadi suatu mutual hub dan mutually benefit, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Meskipun kerja sama ini bukan kali pertama terjadi, terdapat beberapa hal yang disoroti dalam penandatanganan MoU kali ini. Bambang menyebutkan bahwa bidang energi laut masih belum banyak ditekuni sebagai riset dan penelitian di Indonesia. “Selain itu, biasanya MoU dengan PLN bersifat praktis untuk hal-hal aplikatif di perusahaan. Kali ini, kerja sama lebih kepada bidang riset penelitian,” katanya.

Bambang Pramujati ST MScEng PhD menunjukkan secara daring dokumen Momerandum of Understanding (MoU) antara ITS dan PT PLN usai ditandatangani
Bambang Pramujati ST MScEng PhD menunjukkan secara daring dokumen Momerandum of Understanding (MoU) antara ITS dan PT PLN usai ditandatangani

Ia berharap dengan kerja sama riset ini dapat terbangun sinergi untuk mengembangkan riset dan teknologi di bidang energi kelautan sebagai salah satu upaya perwujudan energi baru terbarukan (EBT). Disambung oleh Agus M Hatta ST MSi PhD, Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS, ia berharap kerja sama ini agar berjalan tepat waktu dan mengurangi ketergantungan kita terhadap energi fosil.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Puslitbang Ir Iswan Prahastono MPhil menyambut gembira adanya kolaborasi riset dengan perguruan tinggi. Ia mengatakan bahwa kolaborasi riset dengan perguruan tinggi akan menambah posibilitas diimplementasikannya riset penelitian yang digarap.

Prof Ir Mukhtasor MEng PhD, Kepala Laboratorium Lingkungan dan Energi Laut, Departemen Teknik Kelautan ITS saat membacakan isi MoU Kerjasama ITS-PLN di Bidang Energi Laut
Prof Ir Mukhtasor MEng PhD, Kepala Laboratorium Lingkungan dan Energi Laut, Departemen Teknik Kelautan ITS saat membacakan isi MoU Kerjasama ITS-PLN di Bidang Energi Laut

“Sehingga, riset bukan sekadar menjadi karya atau prototype saja, melainkan dapat dikaji potensi dan kemungkinan diproduksi di dalam negeri untuk kemudian dipasarkan,” ujar Iswan. Ia berharap, ke depannya ITS juga dapat membantu PT PLN dalam pengembangan kapasitas dan kompetensi pegawainya.

Me-review kembali target-target Indonesia terkait persebaran EBT, Prof Ir Mukhtasor MEng PhD, Kepala Laboratorium Lingkungan dan Energi Laut ITS menilai bahwa kerja sama penelitian ini akan bertumbuh meskipun berangkat dari skala penelitian kecil. “Fokus kerja sama penelitian ini adalah di bidang arus laut, gelombang laut, dan ocean thermal,” jelasnya membacakan kesepakatan kedua belah pihak.

Dengan ruang lingkup teknologi dan energi laut yang terbilang luas, bentuk kerja sama riset ini dapat berupa pelatihan, lokakarya, atau pendampingan pengembangan lainnya, seperti bimbingan teknis transfer teknologi. Sebagai kepala pelaksana dalam kerja sama dari pihak ITS, Mukhtasor juga menempatkan harapan agar output-nya ITS-PLN dapat menciptakan paten bersama dengan tujuan menguntungkan kedua belah pihak.

Harry Indrawan (kiri) dan General Manager PT PLN (Persero) Puslitbang Ir Iswan Prahastono MPhil berpose dalam sesi foto bersama lewat zoom
Harry Indrawan (kiri) dan General Manager PT PLN (Persero) Puslitbang Ir Iswan Prahastono MPhil berpose dalam sesi foto bersama lewat zoom

Tak tertinggal, ucapan terimakasih atas kepercayaan PT PLN kepada ITS disampaikan oleh Tri Joko Wahyu Adi ST MT PhD, Direktur Kerjasama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) ITS. Adanya kerja sama yang terjalin antara pemilik alat dan sumber daya dengan ITS sebagai pihak yang bersedia transfer keilmuan bidang keahliannya, maka akan mengembangkan jenis-jenis kerja sama ke depannya.

Mengutip kembali pernyataan general managernya, Harry Indrawan, Manager Riset dan Teknologi Sistem Pembangkit dan Energi Primer PT PLN mengungkapkan, penggunaan EBT oleh PLN yang belum mencapai 10 persen akan segera tertutup jika penelitian ini dilakukan serius.

“Karena dari kami pun telah menyiapkan sistem yang sebaik mungkin, siapapun pemangku kebijakannya maka riset akan dapat berkelanjutan,” ujar Harry menutup agenda penandatanganan MoU. Agenda ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS Dr Eng Trika Pitana ST MSc dan Kepala Departemen Teknik Kelautan ITS Herman Pratikno ST MT PhD.

Agenda pun dilanjutkan dengan pergelaran seminar bertajuk Pengembangan EBT di PT PLN (Persero) dan Pengembangan Energi Laut di ITS yang turut dihadiri mahasiswa pegiat EBT dari Society of Renewable Energy (SRE) ITS Student Chapter. (qaf/HUMAS ITS)

Foto bersama secara daring dalam agenda penandatanganan MoU kerja sama di Bidang Energi Laut antara ITS dan PT PLN
Foto bersama secara daring dalam agenda penandatanganan MoU kerja sama di Bidang Energi Laut antara ITS dan PT PLN
×