Sekmen Empat, Tingkatkan Kreativitas Mentor

Published on
By

Mentoring merupakan salah satu agenda wajib setiap mahasiswa baru muslim ITS. Meski begitu, tak jarang dari mereka yang enggan mengikuti agenda kerohanian islam tersebut karena alasan kegiatannya monoton. Untuk itulah diadakan sekmen empat agar para mentor mampu menyampaikan materi dengan lebih kreatif dan tidak membosankan.

Havabe Hijratullail, narasumber sekmen empat, menerangkan terdapat dua faktor penting yang harus dilakukan para mentor dalam menyajikan materi mentoring. Pertama berusaha memahami apa yang dibutuhkan oleh mente. ”Sehingga apa yang kita sampaikan sesuai dengan apa yang sedang mereka perlukan,” tuturnya.

Pria lulusan Universitas Surabaya ini melanjutkan, faktor berikutnya yakni memberikan tugas kelompok guna mempererat hubungan antar peserta mentoring. Sehingga akan timbul perasaan peduli jika ada salah satu peserta yang tidak ikut mentoring. ”Tugas-tugas tersebut juga bisa melahirkan ide-ide brilian yang dapat memberikan manfaat kepada Islam di masa akan datang,” ucapnya.

Syakir Almas A, ketua sekmen empat berharap dari kegiatan ini dapat muncul ide-ide kreatif dari para mentor. Pasalnya, selain memperoleh ilmu dari narasumber, peserta sekmen juga dapat saling tukar pengalaman mengenai teknik mentoring yang digunakan. ”Sekmen empat ini memang didesain lebih dinamis. Semoga bisa memberikan inspirasi bagi para mentor yang hadir,” pungkasnya. (hil/ali)

×