Sampan Expo Padukan Pameran dan Parade Seni

Published on
By

Jika menoleh ke belakang, tak ada sebuah kegiatan bertajuk Sampan Expo. "Tahun lalu namanya memang bukan Sampan Expo, tetapi Pameran Bahari, " terang Evan Eryanto selaku Steering Comitte Sampan Expo tahun ini.  Menurut Evan, Pameran Bahari tahun lalu terlalu mengkhusus bidang kelautan dan perkapalan sehingga kurang bisa diterima oleh mahasiswa ITS yang lain.

Atas dasar itulah Himatekpal mengganti tajuk Pameran Bahari menjadi Sampan Expo. Secara umum, konsep yang diusung keduanya memang hampir sama. "Namun kali ini kami ingin memadukan konsep expo dan parade seni lebih seimbang lagi," ungkap Evan. Pernyataan Evan ini dapat dibuktikan dengan sub kegiatan dalam Sampan Expo yang semakin variatif dan berani.

Salah satu yang baru di Sampan Expo adalah kegiatan donor darah. Untuk menghelat donor darah ini, Himatekpal berkerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Sebagai acara puncak dari Sampan Expo sekaligus penutupan Sampan 4 ITS, digelar pula Spectacular Night pada malam harinya.

Keberanian Himatekpal dalam menggelar acara yang berbeda memang benar-benar terlihat di ajang spektakuler ini. Terlihat dengan diundangnya Vrij on The Dance sebagai pengisi acara yang mempersembahkan modern dance kepada para pengunjung. Sorakan penonton pun ramai ketika lima penari itu beraksi di atas panggung.

Tak kalah menarik untuk dilihat adalah kehadiran band VOX sebagai bintang tamu utama pada Spectacular Night Sampan 4 ITS ini. Kehausan mahasiswa ITS akan pertunjukan seni sepertinya kembali terobati dengan digelarnya kegiatan ini. Selain penampilan band dan modern dance, ada juga mahasiswi ITS yang membawakan tarian khas Pulau Bali, yaitu Tari Legong Keraton. Turut hadir pula siswa SMAN 5 Surabaya yang membawakan tarian salsa. (sat/fn)

×