SA 6 Race Perdana dengan Sempurna

Published on
By

Awalnya, mobil SA 6 tidak kunjung lolos uji technical inspection pada Kamis (5/7). Kinerja rem yang tidak maksimal menjadi penghambatnya. Permasalahan tersebut segera diselesaikan, sehingga mobil tersebut dapat memulai race pertamanya, Jumat (6/7) lalu.

Namun, permasalahan kembali muncul ketika SA 6 memulai race pertamanya. Terjadi kegagalan start lantaran terdapat masalah pada roda bagian belakang. SA 6 pun kembali mencoba melakukan race pada Sabtu (7/7).

Namun, tiba-tiba mobil terhenti di tengah putaran ketiga. Kali ini bagian mesin menyumbang permasalahan pada mobil berbahan bakar gasoline tersebut.  Hasil ini cukup disayangkan karena SA 6 hanya butuh satu putaran lagi untuk menuntaskan race pertamanya.

Setelah dua kali gagal melakukan race perdananya, SA 6 bertekad kembali melakukan race. Dengan sempurna, mobil ini menyelesaikan empat putaran lapangan. Perolehan race pertama sebesar 253 kilometer per liter. Angka tersebut berada di peringkat ke sembilan, tepat dibawah tim Nakoela besutan Universitas Indonesia (UI) dengan perbedaan tipis sebesar satu kilometer per liter.

Tidak berhenti sampai disitu, mobil SA 6 segera melakukan race selanjutnya. Perolehan hasil kali ini membuat SA 6 menukik menuju peringkat kelima. Dengan perolehan race sebesar 267 kilometer per liter, SA 6 meninggalkan UI empat peringkat dibawahnya.

Sayang perolehan tersebut masih jauh dari pemimpin klasemen sementara untuk kelas prototype dengan bahan bakar gasoline, yaitu tim ATE.1. Tim dari Universitas Kong Thabbok Upatham Changkol Kho So Tho Bo School Thailand tersebut memimpin dengan perolehan 1120 kilometer per liter. (fin/izz)

×