Penyulutan api unggun menjadi awal pembuka Makrab peserta Commtech Camp 2014. Lenggak-lenggok badan peserta pun ikut seirama dengan musik live yang mengalun. Iringan dentingan gitar yang dipetik membuat makrab pada malam itu begitu hidup.
Tak ketinggalan, di akhir acara para peserta memberikan testimoni selama mengikuti program yang diselenggarakan oleh International Office (IO) ITS . Selahadin Mohammed Yosouf, mahasiswa asal Ethiopia itu mengaku senang sekali mengikuti rangkaian program Commtech.
Ia pun turut mengungkapkan kecintaannya pada Indonesia. Tak hanya itu, keinginannya untuk belajar di Indonesia pun begitu tinggi. ”Suatu saat saya akan kembali cepat atau lambat Indonesia,” imbuhnya diiringi tepuk tangan peserta lain.
Lain halnya dengan Toluwanimi Kolawole, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan menyumbangkan sebuah lagu untuk peserta lain. Lagu Shooting Star dipilihnya karena arti lirik dari lagu tersebut menggambarkan sebuah persahabatan yang erat.
Tolu sapaan akrabnya, merasa Indonesia adalah Negara yang indah dan ramah. Awalnya, ia mengira Indonesia adalah Negara yang gersang dan panas. Kendati demikian, perasaannya pun sirna setelah melewati beberapa hari di Indonesia.â€Mungkin suatu saat aku akan belajar di Indonesia juga,’’ pungkasnya.(van)