Refleksi Akhir Tahun, BEM ITS Turun ke Jalan

Published on
By

Aksi diawali dengan orasi-orasi yang dibacakan oleh perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi di Surabaya dan berlangsung selama satu jam di mulai pukul 11.00. Setelah orasi, para aktivis melakukan longmarch mulai dari monumen Bambu runcing sampai ke cabang Bank Century yang bertempat tidak jauh dari bambu runcing.

Refleksi Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi merupakan tema utama dalam aksi bersama ini. Di akhir aksi, para mahasiswa mengajukan tuntutan yang tertulis pada spanduk putih berbunyi : "Tuntaskan skandal Bank Century dan usut tuntas siapapun yang terlibat, Optimalisasi penuh Pansus Kasus Century, Bebaskan penegak hukum dari mafia peradilan, Hilangkan ketimpangan keadilan pada masyarakat kecil”. Spanduk ini kemudian diserahkan kepada Kasat Intelkam Polres Surabaya. Pihak kepolisian menyambut baik tuntutan ini.

“Aksi berlagsung secara damai. Perwakilan BEM  UNAIR, ITS, dan UMS, serta rekan aktivis dari KAMMI, masing-masing menyampaikan orasinya. Kawan-kawan dari UMS malah membuat treatikal yang menggambarkan lemahnya Indonesia dalam penegakan hukum," tutur Eko, salah seorang fungsionaris BEM ITS yang ikut aksi. Aksi juga diwarnai dengan pemecahan balon-balon yang melambangkan pecahnya hak-hak dalam keadilan.

Acara refleksi para aktivis tersebut sebenarnya merupakan salah satu rangkaian kegiatan aksi yang diselenggarakan oleh Aliansi Arek Surabaya (ALAS). Diagendakan acara puncaknya adalah tanggal 30 dan 31 Januari, dilanjutkan esoknya 1 Februari. "Tanggal itu merupakan hari ke-99, 100, dan 101 masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ungkap Azam, mahasiswa Teknik Elektro, salah satu anggota BEM ITS yang juga ikut berpartisipasi dalam aksi. (m10/fay)

×