Promosikan SI Lewat Band Competition

Published on
By

Acara yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi ini mempertemukan tujuh band yang berasal dari Surabaya. Mereka bertanding memperebutkan hadiah dengan total jutaan rupiah. Beberapa anggota UKM Musik ITS bersama finalis Indomie Jingle Dare ditunjuk sebagai juri dalam kompetisi ini. Tidak hanya performance, aransemen, harmonisasi nada, dan individual skill juga merupakan kriteria penilaian dalam acara puncak dari SI Fair tersebut.

Rintik hujan yang sempat mengguyur tidak menyurutkan peserta untuk memberikan penampilan terbaiknya. Untuk menambah semarak suasana, panitia turut mengundang beberapa bintang tamu yang merupakan band-band indie asal Surabaya. Sebut saja, Poliritmik, Zombie Daylight, dan Never Ending Story.

Ditemui di sela acara, Andhika Putra Cahyarifian selaku koordinator pelaksana Band Competition mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu media promosi bagi SI. “Bisa dikatakan, SI merupakan jurusan yang masih baru di ITS. Karenanya, kami ingin memperkenalkan SI pada masyarakat umum,” papar mahasiswa SI angkatan 2009 ini.

Ketika ditanya mengenai alasan memilih Band Competition sebagai media promosi, Andhika menjawab bahwa musik dan band merupakan salah satu hal yang efektif untuk menarik minat siswa SMA. “Minat siswa SMA terhadap musik masih tinggi hingga saat ini," terangnya.

“Acara yang bagus," komentar singkat Dwiyan, salah satu peserta kompetisi ini. Keyboardist dari band Obelight ini pun menambahkan bahwa lewat acara ini, ia dan teman-temanya dapat menunjukkan keterampilan dan menyalurkan hobi mereka. “Semoga tahun depan lebih baik dan lebih meriah,” pungkasnya kemudian. (m5/az)

×