
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mempersiapkan lulusan tangguh, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Pembekalan dan Gladi Resik Wisuda ke-133 di Grha Sepuluh Nopember, Kamis (9/4). Kegiatan ini bertujuan membekali calon wisudawan agar mampu beradaptasi dengan dinamika industri yang terus berkembang.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD menyampaikan, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kesiapan mental lulusan. Ia berharap para wisudawan akan mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman selama perkuliahan untuk berkontribusi di masyarakat. “Lulusan ITS sudah sepatutnya dapat beradaptasi dan berkembang di dunia profesional maupun sosial,” ujarnya.
Senada, Managing Director PT Energi Quarto Indonesia (Veolia) Hamdani Bantasyam ST MMT IPU ASEAN Eng menekankan pentingnya kesiapan mental dan kemampuan adaptasi bagi calon wisudawan. Menurutnya, dunia profesional tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga kemauan untuk terus belajar. “Lulusan perguruan tinggi, khususnya ITS, harus memiliki keberanian untuk melangkah dan berjuang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hamdani menyoroti kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri saat ini. Oleh karena itu, lulusan perlu memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Dirinya juga mengingatkan pentingnya etos kerja dan integritas dalam membangun karier. Baginya, keseimbangan antara kemampuan teknis dan interpersonal menjadi kunci agar lulusan mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan dunia kerja.
Ketua Departemen Komunikasi Digital PP IKA ITS Budiono ST MT menjelaskan bahwa ITS terus memperkuat peran alumni dalam mendukung pengembangan lulusan. IKA ITS hadir sebagai wadah strategis untuk membuka peluang kerja, pengembangan karier, serta pertukaran pengetahuan antaralumni. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem karier bagi lulusan ITS.

Melalui kegiatan ini, Budiono berharap lulusan ITS dapat memperluas dampak positif melalui jejaring alumni. Langkah ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. (*)
Reporter: Hani Aqilah Safitri
Redaktur: Shafa Annisa Ramadhani