
Kampus ITS, Surabaya — Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar rangkaian kampanye untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Kegiatan yang berupa aksi sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika ITS mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa dalam proses akademik maupun aktivitas sehari-hari.
Kampanye yang dikoordinasikan oleh Dr Shoffi Izza Sabilla SKom ini dimulai dari Gedung FKK ITS dan berlanjut ke Gedung Rektorat ITS. Aksi dilakukan dengan membagikan bunga mawar putih dan makanan kecil berupa wafer coklat kepada rektor, para wakil rektor, sekretaris institut (Sekits), para dekan, pimpinan unit, pegawai di lingkungan rektorat, serta sejumlah mahasiswa yang ditemui.
Menurut Shoffi, mawar putih dipilih sebagai simbol hati yang bersih dan jiwa yang sehat. “Sementara makanan kecil diharapkan memberi sekelebat kebahagiaan sebagai pengingat pentingnya merawat diri (self-care) di tengah kesibukan kampus,” papar Kepala Program Studi Teknologi Kedokteran ITS ini.

Selain kampanye secara luring, FKK ITS juga menggelar ajakan melalui media sosial agar mahasiswa dan sivitas menyampaikan keluh kesah serta harapan terkait kesehatan jiwa. Upaya ini menjadi ruang aman untuk saling menguatkan dan mendorong budaya saling peduli di lingkungan kampus.
Sebagai wujud komitmen kelembagaan, ITS juga telah menghadirkan fasilitas berupa Student Health Care Center yang berlokasi di Kantin Pusat ITS lantai 2. “Layanan ini disediakan untuk mendukung kesehatan jiwa sivitas dan menjadi rujukan awal ketika warga kampus membutuhkan pendampingan lebih lanjut,” jelas dr Zain Budi Syulthoni SpKJ, salah satu dosen di FKK ITS yang turut mendukung aksi sosial ini.

Dalam hal ini, Shoffi juga menegaskan bahwa peningkatan literasi kesehatan jiwa merupakan bagian dari ekosistem pembelajaran yang sehat dan berkelanjutan di ITS. Pihaknya mendorong sivitas untuk memanfaatkan kanal dukungan yang tersedia, menjaga keseimbangan akademik dan personal, serta membangun jejaring saling dukung antarmahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik).
Dengan peringatan ini, Shoffi berharap kesadaran kolektif terhadap isu kesehatan jiwa semakin menguat, sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif, produktif, dan berempati di Kampus Pahlawan ini. Aksi kampanye ini menunjukkan komitmen ITS dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs). Utamanya pada poin ke-3 tentang Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, serta poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. (*)