Penyisihan OMITS, Loloskan 104 Tim

Published on
By

Menurut ketua panitia, Asworo, mengatakan bahwa olimpiade tersebut bertambah semarak. Berbeda dengan tahun lalu, kini acara tersebut juga mengikut-sertakan pelajar SMP. "Panitia telah menyiapkan acara ini sejak satu semester yang lalu dan ini pertama kalinya kita mengadakan olimpiade tingkat nasional,” ungkapnya.

Dalam kompetisi ini sekitar 300 peserta mengikuti babak penyisihan pada regional 1 yang berpusat di kampus ITS. Para peserta harus menyelesaikan 100 soal untuk lolos ke babak selanjutnya. Dwitara Despa, salah satu peserta mengungkapkan kesulitannya mengerjakan beberapa soal. Ia mengatakan tidak mempersiapkan olimpiade ini secara khusus.”Persiapan nggak ada, tapi olimpiade ini jadi ajang uji coba saya untuk Unas, pertengahan April nanti,” ungkap siswa SMAN 16 Surabaya ini.

Selain Olimpiade, acara OMITS juga diisi dengan gelar produk mahasiswa jurusan Matematika ITS. Dua produk berupa komputer sains ditampilkan. “Ini adalah produk matematika, Algoritma Djikstraa,” ungkap Rizki Fondra menjelaskan. Produk ini, lanjutnya, mampu mencari jalan terpendek dari suatu jalur lalu lintas Angkot. ”Coba mas pilih kode angkot yang rute-nya ingin diketahui, dan program ini akan menunjukannya,” papar Rizki.

Ia menambahkan bahwa Matematika tak selalu berkutat dengan rumus perhitungan. ”Ada beberapa kemampuan yang diajarkan disini, salah satunya adalah Ilmu pemrograman komputer, dan ini adalah produknya,” tambah mahasiswi jurusan Matematika ini.

Setelah babak penyisihan, 104 tim yang lolos akan mengikuti babak selanjutnya yaitu semifinal pada 8 maret nanti. Mereka akan berjuang memperebutkan sejumlah uang tunai dan piala bergilir Mendiknas. Selain itu, peserta kelas 3 SMA yang berhasil memenangkan olimpiade ini berpeluang masuk ke jurusan Matematika ITS lewat jalur PMDK. (yud/th@)

×