Kampus ITS – Kajian Islam diadakan KAMILAH (Kajian MIPA
Khusus Muslimah) yaitu sebuah organisasi islam dari Department Keputrian FMIPA dengan
tema melejitkan ibadah saat haid , Jumat(11/11) oleh narasumber Sri Utami
sebagai alumni Teknik Kimia Th.2004 dengan tujuan meningkatkan ilmu fiqh wanita
muslim.
Mengingat perlunya pengetahuan tentang keagamaan bagi
remaja putri khususnya mahasiswa, mentoring ini mengkaji lebih detail mengenai
ibadah pada saat haid untuk remaja muslimah. Betapa sesungguhnya Allah adalah
dzat Yang Maha Mulia yang memberikan remaja putri waktu untuk sejenak istirahat.
Haid
bukanlah alasan untuk menghentikan semua aktifitas atau untuk bermalas-malasan
apalagi dalam hal ibadah. Banyak hal yang dapat dilakukan dengan tujuan ibadah
kepada Allah ketika haid datang, antara lain dengan berdzikir atau tahmid,
tahlil dan tasbih, kemudian dengan mendengar tilawah Al-Quran atau ceramah dan
lain sebagainya.
Terdapat pro dan kontra ketika dikatakan bahwa wanita
yang sedang haid tidak diperkenankan untuk masuk kedalam masjid. “Boleh saja
sebenarnya, asalkan tidak sengaja untuk berdiam lama didalamnya dengan tujuan
menganggu atau mengotori†ulas pembicara yang akrab dipanggil uthe ini. “Ibadah
itu hakikatnya adalah mendekatkan diri kepada Allah. Contohnya ketika dalam
hati ini sungguh-sungguh ingin bertemu dengan Allah, dengan jaminan apapun
pasti akan bertemuâ€, lanjutnya.
Beberapa pesan penting disampaikan oleh pembicara sebagai
motivasi bagi peserta mentoring yang menyerukan bahwa anggaplah haid merupakan
masa dimana kita diberi sedikit waktu senggang untuk rehat dari aktifitas
harian yang menumpuk yang merupakan salah satu anugrah dari Allah dimana tidak
untuk menjadi alasan dalam hal-hal tertentu, terutama beribadah dan mendekatkan
diri kepada Allah SWT.
Mentoring seperti ini sangat perlu diadakan dengan
interval waktu yang ditentukan, memuat tema yang menjadi kebutuhan remaja muslim.
Harapannya memberi informasi kepada muslim serta meningkatkan adab muslim
seperti kesopanan dan akhlak sebagai mahasiswa. Hal tersebut dapat menyelamatkan
remaja muslim yang mulai getir dalam pergaulan remaja masa kini khususnya
mahasiswa ITS yang lebih menjadi sasaran.(M16)