PENS Tingkatkan Kepedulian Lewat Bazar Amal

Published on
By

Citra, ketua pelaksana bazaar amal menjelaskan bila bazaar ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa PENS-ITS. “Hasil dari sewa stan akan disumbangkan seluruhnya untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Meskipun sempat terganggu oleh turunnya hujan, namun bazar ini tetap dapat terlaksana dengan meriah, "Tadi  pagi sempat hujan deras, dan sempat gerimis juga, tapi Alhamdulillah tidak mengganggu jalannya acara," tutur staf Departemen Pengabdian Masyarakat BEM PENS ini.

Bazar yang melengkapi serangkaian acara bertajuk PENS Vaganza ini, menggelar stan – stan  yang dikelola oleh berbagai jurusan di PENS-ITS seperti Jurusan Teknik Informatika dan Teknik Komputer (ITCE), Teknik Elektronika dan Mekatronika (Elka), Teknik Elektro Industri (Elin) dan Teknik Telekomunikasi (Telkom). "Masing – masing hasil sewa bazar akan disumbangkan ke masyarakat yang kurang mampu."

Drs Miftakhul Huda, Asisten Direktur III PENS-ITS mengungkapkan, bahwa selain pengabdian masyarakat, bazaar ini juga dapat melatih kemampuan wirausaha mahasiswa. “Bazar ini melatih mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mereka, dengan bazaar ini mampu melatih mahasiswa untuk memasarkan produknya,” katanya.

Fitria, salah satu pengelola bazar dari jurusan Elka, mengungkapkan kepuasannya atas pelaksanaan bazar amal ini. "Bazar amal ini sangat bagus, sisa dari penjualan stan akan dialokasikan ke Warung Kejujuran yang ada di Sekertariat Bersama (Sekber) PENS-ITS," tutur cakahima ini.

Acara yang dihadiri oleh oara alumni ini, juga dimeriahkan oleh Bazar dari berbagai restoran siap saji, seperti Mc Donald dan D’Crepes. Selain itu juga dimeriahkan oleh berbagai komunitas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PENS-ITS seperti UKKI dan Komunitas Sulap PENS-ITS.

Komunitas sulap PENS-ITS yang baru berdiri empat bulan menyatakan kepuasannya  dalam mengikuti Bazar ini. "Semoga dengan bazar ini solidaritas semakin meningkat dan Komunitas Sulap PENS-ITS bisa dikenal oleh warga," ungkap Dodo, pendiri Komunitas Sulap yang bernama Karmic Magic Lover’s ini.

Beragam barang dan makanan disuguhkan dalam bazar amal ini, mulai dari minuman, snak ringan, kue – kue hingga penak – pernik seperti gantungan kunci bros dan jilbab – jilbab muslimah. "Bazar amal ini konsepnya sudah bagus, namun saran untuk panitia, lebih mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak mendukung saat ini," ungkap Rais Putra Aditama. Cakahima Jurusan Telekomunikasi ini juga berharap bahwa untuk penyelenggaraan tahun depan, publikasi dari bazar ini perlu ditingkatkan. "Hal ini bertujuan untuk mengajak pihak luar yang akan ikut meramaikan Bazar Amal ini,"  tandasnya (kl/yud).

×