Lampu Sering Ganggu Sensor Robot ITS

Beberapa kali, Robot ITS mengalami masalah saat kompetisi. Contohnya saja RI-NHA yang sempat terhenti di putaran pertama kemarin. Setelah diselidiki, ternyata lampu di arena kompetisi seringkali menjadi penyebabnya.

RI-NHA Terjegal di Perempat Final

Tim ITS tengah bersedih. Pasalnya robot ABU ITS, RI-NHA tidak dapat mencapai chai-yo (menyelesaikan misi, red) di babak perempat final. RI-NHA mengalami macet di arena saat bertemu saingan beratnya PENSAE dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Sabtu (4/6).

PENS Saingan Berat ITS di KRI

Tim Robot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bersaing ketat. Dalam lima kategori lomba yang diikuti ITS, hampir semua kategori harus berlomba-lomba dengan PENS untuk menjadi yang terdepan. Persaingan ketat paling terlihat di KRSBI atau robot pesepakbola dan KRAI untuk memperebutkan kompetisi Robocon di Thailand.

Selain Kendaraan, ITS Juga Ciptakan Pom Listrik

Semua berawal dari riset hingga peluncuran motor listrik pada (2/5) lalu. Pemesanan 5000 unit oleh PT Telkom dan 10000 unit oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali menyatakan bahwa motor listrik semakin digemari.  Temuan terbaru yang memanfaatkan listrik sebagai energi alternatif ini membuat tim riset Mobil Listrik Nasional (Molina) ITS berinisiatif untuk membuat pom listrik.

Ichiro Tendang ITB Dari Perempat Final

Robot sepak bola ITS, Ichiro, tampaknya sedang menjadi primadona di kompetisi Kontes Robot Indonesia (KRI). Setelah melawan tim Krakatau dengan sengit di putaran sebelumnya, kini Ichiro berhasil menendang tim Dago Hoogeschool dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan skor 2-0. Kesuksesan robot humanoid gesit ini mengantar Ichiro maju ke babak perempat final, Jumat(3/6).

Al Jazari Gagal di Putaran Kedua

Setelah berhasil melaksanakan tantangan di putaran pertama Kompetisi Robot Indonesia (KRI), Al Jazari harus ikhlas ketika gagal di putaran kedua. Meskipun sempat lancar di awal berjalan, namun misi robot kategori Kontes Robot Api Indonesia (KRPAI) ini harus dinyatakan gagal karena tim ITS tidak berhasil menyelamatkan korban kebakaran di tempat yang tepat, Jumat(3/6).

RI-NHA Melejit di Putaran Ketiga

Tim RI-NHA tampaknya bisa bernafas sedikit lebih lega. Setelah sempat mengalami kemacetan di putaran pertama, robot ABU RI-NHA berhasil melejit di putaran ketiga. Jika sebelumnya RI-NHA chai-yo (misi robot, red) di angka 1 menit 18 detik, kini RI-NHA bisa menyelesaikan misi pada detik ke 48.

V1Rose Optimis Lolos Final KRSTI

Siapa bilang metal dan seperangkat alat elektronik tidak bisa menjadi hal yang indah?Robot Vi-Rose ITS memupuskan anggapan tersebut. Tangan dan kaki besi Vi-Rose mampu meliuk dengan luwes diiringi suara alunan musik tradisional Indonesia. Robot penari ITS ini mampu menampilkan Tari Betawi yang memukau di Kompetisi Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional, Jumat(3/6).

Pemenang KRI Berangkat ke Thailand

Kompetisi Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional telah dibuka. Sebanyak 52 perwakilan berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersaing merebut gelar juara. Dr Widyo Winarso dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menyatakan tim yang lolos akan melaju ke kompetisi internasional.

×