Air Purifier, Atasi Udara Kotor dan Virus

Adalah Muhammad Febri Setiyono, mahasiswa penemu alat penyaring debu, asap dan bau. Karya apik yang diberi nama Air purifier ini menjadi salah satu bagian dalam pameran Tugas Akhir (TA) Jurusan Desain Produk Industri (Despro).
Kemas Bahasa Jawa dalam Permainan Seru

Di era globalisasi saat ini, eksistensi Bahasa Jawa lambat laun kian
memudar. Melalui karya salah seorang mahasiswi Jurusan Desain Produk
Industri (despro) ITS, Anggun Fajarizka, Bahasa Jawa kini lebih menarik
untuk dipelajari. Karya yang bernama Caraka tersebut dipamerkan di
gelaran Pameran Tugas Akhir despro, Minggu (24/7).
ReadMe, Aplikasi Belajar Al-Quran untuk Tunanetra

Siapa sangka bermula dari sebuah diskusi ringan akhirnya terciptalah alat yang mampu membantu para penyandang disabilitas. Adalah Rahmat Bambang Wahyuari, Edy Hamid Saifullah, dan Nida Amalia, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menggagas sebuah aplikasi bernama ReadMe. ReadMe merupakan aplikasi hardware berupa konsep iqro braile yang dirancang secara digital untuk membantu penyandang tunanetra berlatih membaca Al-Quran.
Dosen ITS Sumbang Pemikiran di Konferensi PBB

Kota Surabaya tengah sibuk menjadi tuan rumah konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di bidang permukiman dan pengembangan kota berkelanjutan. ITS pun ikut berpartisipasi dengan mengadakan Paralel Event yang mendatangkan Prof Ir Johan Silas dalam salah satu seminarnya, Minggu (24/7).
Tim ITS Raih Runner Up di Cabang Karya Tulis Al-Quran

Karya tulis ilmiah kandungan Al-Quran yang digarap dua mahasiswa ITS ini sukses menyumbangkan juara dua pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Regional (MTQ MR) IV Jawa Timur. Adalah Ahmad Fahmi Rofiqi dan Rifqi Nur Mukhammad yang mengangkat karya bertajuk Submarine Geothermal Project. Gagasan visioner untuk membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi bawah laut itu nampaknya cukup kuat meyakinkan dewan juri.
Manfaatkan Energi Alternatif untuk Pembangunan Surabaya

Pembangunan kota yang pesat tak lepas dari banyaknya konsumsi energi. Meski begitu, penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber utamanya tidaklah bijaksana. Berbagai macam sumber energi alternatif sudah banyak dihasilkan. Lalu mana yang cocok dengan Surabaya?
WSC, Solusi Permasalahan Air di Surabaya

Air masih menjadi permasalahan besar di Indonesia, tak terkecuali Surabaya. Mulai dari bencana kekeringan, hingga banjir dan pencemaran sungai pun bukan lagi barang asing di telinga masyarakat. Mengentaskan permasalahan tersebut, Surabaya memilih Water Sensitive City (WSC) sebagai solusinya.
Kembangkan Surabaya Lewat Suara Warga

Tantangan terbesar Pemerintah Kota Surabaya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi warganya. Sayangnya berbagai pekerjaan rumah seperti perkampungan kumuh, sistem manajemen sampah, hingga banjir masih menjadi tanggungan. Parahnya, permasalahan tersebut muncul karena perilaku masyarakat sendiri.
Pemerintah Surabaya Gandeng ITS dalam Pembangunan Kota

Surabaya patut berbangga. Pasalnya, Preparatory Committee (Prepcom) 3 besutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memilih Kota Pahlawan sebagai tuan rumahnya. Pertama digelar di Indonesia, Prepcom menggandeng Pemerintah Daerah Kota Surabaya dan beberapa lembaga akademisi untuk mensukseskan perhelatan 20 tahunan ini. Tak ketinggalan pula kampus teknologi terbesar di Jawa Timur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).