Langkah Awal Peduli Lingkungan
Lingkungan yang bersih dan sehat pasti menjadi dambaan setiap orang. Karenanya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari kita. Itulah yang ditawarkan oleh mahasiswa Teknik Lingkungan (TL) dalam seminar lingkungan di ITS kemarin.
Tandai Pembentukan Pusat Studi Bencana, ITS Gelar Seminar Internasional
Satu lagi kegiatan berskala internasional digelar olehInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Seminar internasional yang bakal digelar pada 24 Maret 2004 ini untuk menandai dibukanya LPPM
Pemilu di Perumdos
Perumdos yang selalu tenang selama masa kampanye tidak berarti juga tetap terlihat tenang saat pemilu dilaksanakan. Bahkan, disetiap blok minimal ada 1 TPS untuk menampung aspirasi warga perumdos dalam pesta demokrasi kali ini.
PIMITS Undang Perguruan Tinggi Asing dan Siswa SMA se Jatim
Pekan Ilmiah Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PIMITS) ke-7 yang akan berlangsung mulal 26 hingga 30 April 2004 bakal mengundang perguruan tinggi asing serta siswa beberapa SMA se-Jatim.
Pameran pendidikan PIMITS 7

British Council, NEC (Netherland Education Center) dan EduFrance ikut meramaikan perhelatan PIMITS 7 yang diadakan oleh ITS. Mereka menawarkan informasi pendidikan di negara-negara Eropa, stan-stan mereka selalu telihat ramai dipadati pengunjung
LMBT 2004 : Kalau Semen Telah Jadi Beton

Dalam Lomba Beton Mutu Tepat (LBMT) 2004 ini, tak berlebihan bila kalimat di atas keluar dari tim beton, teknik sipil ITB. Karena human error, beton buatan tim ini harus menyerah kalah pada kejuaraan kali ini.
Teknologi Pengenalan Wajah
Meski teknologi pengenalan wajah telah banyak diterapkan di negara maju, namun pengembangan penelitian yang digabungkan dengan fitur lainnya masih menarik. Itulah yang disampaikan oleh Dr. Dedet Pramadihanto.
Profesor Termuda di ITS
Rajin dan gemar meneliti, dua hal itulah yang mampu membawa Arif Djunaidy meraih gelar Guru Besar diusianya yang masih tergolong muda.
Ina Tri Hastuti, Mawapres FTSP yang Dihadiahi Kunjungan ke Australia

INA TRI HASTUTI cukup berbangga walau hanya meraih predikat mahasiswa berprestasi (Mawapres) tingkat fakultas. Atas prestasinya itu Ina, demikian dia biasa dipanggil, bakal diberangkatkan ke Australia.