Peluang Usaha di Bidang IT Masih Terbuka Lebar

Permasalahan dunia kerja selalu menarik untuk dibahas bersama. Karenanya, Teknik Informatika ITS menggelar seminar mengenai peluang kerja di bidang IT (Information Technology) bagi lulusannya, Sabtu (26/2) kemarin.
Baru 8 Bulan di Jepang, Raih Special Award

Langka, ucapan itu meluncur dari beberapa orang dosen di Kobe University Jepang, setelah mendengar mahasiswanya yang tergabung dalam program pertukaran mahasiswa perguruan tinggi itu, sebagai juara pidato berbahasa Jepang untuk mahasiswa asing di kota itu
Hibah Bagi Pejabat Publik
Pejabat publik harusnya sadar akan amanat yang diembannya. Apa yang menjadi hak publik sudah sewajarnya dikembalikan kepada publik.
SBY: ITS dan Unair harus bisa 100 besar
Harapan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-44 ITS Rabu (10/11) kemarin melalui teleconference. SBY meminta keduanya masuk 100 perguruan tinggi terbaik di Asia, bahkan kalau bisa 500 terbaik di dunia.
Tandatangani MoU, ITS Kaji tanker untuk BPMIGAS
Berharap ITS mampu memberikan kontribusinya dalam pengembangan teknologi transportasi tanker LNG, BPMIGAS (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi), Sabtu (27/11) siang menandatangani MoU (nota kesepahaman) dengan ITS di Gedung Rektorat.
Saatnya Bermimpi Untuk Sukses
Bermimpi meraih kesuksesan adalah hal yang wajar. Dengan mempunyai impian, kita akan semakin terpacu untuk meraihnya. Karena itu, jika ingin sukses, bermimpilah sukses terlebih dulu.
Manajemen Terpadu untuk Pengelolaan Pesisir
Laut dan pesisir Indonesia meyimpan potensi yang besar. Pengelolaan pesisir secara terpadu merupakan cara terbaik untuk menggali dan melestarikan potensi laut dan pesisir Indonesia.
GELAR LOMBA MEWARNAI UNTUK TK
Memeriahkan rangkaian Dies Natalis ITS ke-44, panitia mengajak masyarakat sekitar terutama bibit generasi muda untuk berpartisipasi dalam lomba mewarnai. Bagaimana serunya acara ini, mari kita simak yang satu ini.
Eddy Yahya, Guru Besar Sel Surya untuk ITS

Awalnya, Eddy Yahya tidak menyangka kalau ilmu yang ditekuninya sejak 1978 bakal menghantarkan dirinya mendapatkan jabatan guru besar. Itu karena pada awal ia menentukan pilihan memperdalam ilmu semikonduktor bidang itu belum popular di Indonesia.