ITS Siapkan Bantuan untuk Korban Aceh
ITS kini sedang menyiapkan bantuan untuk para korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh dan sebagian Sumatra Utara. Menurut Rektor ITS, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, Rabu (29/12) siang, ada tiga fase yang akan diberikan ITS berkait dengan musibah itu
Tetap Jalan Meski Konsep Berubah

Malam tahun baru 2005, UPT Bahasa mengadakan perayaan tahun baru. Meskipun dilangsungkan secara meriah, suasana musibah di Aceh tetap mewarnai perayaan ini.
Menata Kembali Aceh Pasca Tsunami
Tsunami yang menerjang Aceh menuntut rehabilitasi dan rekonstruksi sesegera mungkin. Upaya pemulihan ini melatarbelakangi diskusi akademisi ITS dengan Ditjen Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.
Delapan Tim Lolos Kontes Robot Indonesia
ITS meloloskan delapan tim pada Kontes Robot Indonesia 2005. Mereka akan berlaga dalam dua kegiatan di dalamnya, KRI dan KRCI.
Persepsi Paling Menentukan
Ternyata, bagaimana orang lain menilai diri kita adalah hal terpenting dalam berkomunikasi. Persepsi pun berperan disana. Rahasia itulah yang diungkap dalam pelatihan The Secret of Communication Power, Sabtu (12/2) kemarin.
CEO the Royal Institution of Naval Architecture (RINA) ke ITS
Setelah memberikan pengakuan internasional kepada tiga orang dosen FTK ITS dengan status anggota level 2 (MRINA), CEO RINA pun akan datang ke kampus ITS tanggal 7 sampai 9 Maret nanti, untuk lebih mendekatkan masyarakat kelautan Indonesia kepada RINA
Drs Soehardjo, dosen nihil yang dikagumi

Memasuki masa purna tugasnya sebagai dosen di ITS, Drs. Soehardjo meluncurkan buku biografinya dengan judul Hidup Lurus Tak Risau Rumus. Beberapa mahasiswanya pun berkomentar tentang pribadi dosen satu ini, mereka bahkan menjulukinya dosen nihil.
Pemira Punggawa, Andai Rektor Ikut Pemira
Agis Firdaus, Staf BEM ITS 2004-2005, menuliskan uneg-uneg tentang Pemilu Raya (PEMIRA) yang sebentar lagi digelar di ITS. Dalam PEMIRA ini akan dipilih seorang Presiden BEM ITS baru. Simak tulisannya.
Sembilan Tim Robot Wakili Surabaya
Predikat Surabaya sebagai barometer robot di Indonesia bukan ispan jempol. Dalam seleksi tahap pertama Kontes Robot Indonesia, KRI 2005, telah ditetapkan lima puluh dua tim yang lolos. Sembilan tim di antaranya berasal dari perguruan tinggi di Surabaya.