Menteri Negara BUMN Minta ITS Tidak Berkecil Hati

Meneg BUMN (Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara) RI, Sugiharto meminta ITS Surabaya tidak berkecil hati menghadapi kondisi industri baik di BUMN maupun swasta saat ini yang memang belum menunjukkan pertumbuhan positif, sehingga banyak lulusan perguruan tinggi yang belum terserap di lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni.

ITS Kirimkan Tim Teknis ke Nias

ITS Surabaya kembali mengirimkan tim teknis ke Kabupaten Nias, Sumatera Utara, yang Senin malam lalu, terkena musibah gempa bumi berkekuatan 8,7 Skala Richter. Pengiriman tim ini dilakukan untuk mengidentifikasi secara langsung terhadap bangunan-bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa tersebut. Prof Ir Priyo Suprobo MSc PhD, Dekan FTSP ITS selaku penanggungjawab tim ITS untuk Aceh yang memang belum dibubarkan keberadaannya, Rabu (30/3) siang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga orang dosen untuk berangkat ke Nias.

Bersama BPS, ITS Buka Program S2 Terapan

Bersama Badan Pusat Statistik (BPS), ITS Surabaya akan membuka program pendidikan strata 2 (S2) terapan di bidang statistik. Penandatanganan bentuk kerja sama tersebut telah ditandatangani di Jakarta, Selasa (29/3) antara Kepala BPS Dr Choiril Maksum dengan Rektor ITS, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA. Dra Tuti Agnes Rumiati MSc, salah seorang staf pengajar Jurusan Statistika ITS, Rabu (30/3) sore mengungkapkan, penandatanganan kerja sama itu memang bukan hanya sebatas untuk membuka program S2 Statistika yang lebih bersifat terapan, tapi ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam kesepakatan kerja sama itu.

Industrialisasi di Indonesia Sudah pada Tahap Deindustrialisasi

Sejak krisis moneter 1998, industrialisasi di Indonesia telah mengalami kemunduran atau deindustrialisasi. Indikatornya, prosentase utilitas industri terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun, jika pada tahun 1996 masih sebesar 82,10 persen, maka pada tahun 2002 sudah mencapai angka 63,33 persen. Demikian diungkapkan Prof Dr Ir Rahardi Ramelan MSc dalam Seminar Nasional Teknologi Industri XII yang mengambil tema “Deindustrialisasi Nasional, Ancaman terhadap Pengembangan Daya saing Global” yang diadakan di Kampus ITS Surabaya, Selasa (29/3) siang.

ITS Diskusikan Pengembangan Jaring untuk Program Co-Operative Education

ITS Surabaya terus berbenah di dalam menyiapkan para mahasiswanya untuk bisa bersaing di pasar kerja. Kali ini yang dilakukan dengan mengadakan workshop pengembangan jaringan kerja sama dan pembinaan manajemen kelembagaan, yang bertujuan untuk menyiapkan program co-operative education atau kerja praktek dan magang kerja di sebuah perusahaan.

Peringatan Dini Sebaiknya Tak untuk Bencana Alam Saja

Dirjen Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan, Prof Dr Ir Widi Agoes Pratikto MSc menegaskan, sistem peringatan dini atau early warning systems, sebaiknya tidak hanya diperuntukkan bagi kepentingan bencana atau disasters, tetapi lebih dari itu dikembangkan pula untuk kepentingan didalam mempertahankan sebuah kawasan. Demikian dikemukakan Widi Agoes Pratikto dalam seminar internasional early warning systems of disasters di Kampus ITS Surabaya, Kamis (24/3) siang.

Tantang ITS Buat Kapal Hemat Bahan Bakar

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi, menantang ITS Surabaya bisa membuat kapal yang hemat bahan bakar. Tantangan itu disampaikan langsung Freddy Numberi dalam kunjungan ke Kampus ITS, Rabu (23/3) sore.

PWK Undang Profesor dari Universitas Anhalt Jerman

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) undang Prof Erich Buhmann dari Universitas Anhalt di Jerman. Buhmann memberikan kuliah tamu dengan tema GIS in Application on Tsunami Response. Buhmann adalah guru besar dari Universitas Anhalt dalam program Master of Landscape Architecture dengan spesialisasi Geographic Information System (GIS).

ITS Dipercaya JICA untuk Kembangkan ICT di Indonesia Timur

ITS Surabaya untuk kesekian kalinya kembali dipercaya Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk menangani proyek pengembangan yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Kali ini ITS diberi kesempatan untuk menjalankan proyek untuk riset dan pengembangan pendidikan di Indonesia timur. Proyek yang diberi nama PREDICT-ITS (Project for Research and Education Development on ICT in ITS) itu berjangka waktu 4 tahun.

×