PWK Undang Profesor dari Universitas Anhalt Jerman

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) undang Prof Erich Buhmann dari Universitas Anhalt di Jerman. Buhmann memberikan kuliah tamu dengan tema GIS in Application on Tsunami Response. Buhmann adalah guru besar dari Universitas Anhalt dalam program Master of Landscape Architecture dengan spesialisasi Geographic Information System (GIS).
ITS Dipercaya JICA untuk Kembangkan ICT di Indonesia Timur
ITS Surabaya untuk kesekian kalinya kembali dipercaya Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk menangani proyek pengembangan yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Kali ini ITS diberi kesempatan untuk menjalankan proyek untuk riset dan pengembangan pendidikan di Indonesia timur. Proyek yang diberi nama PREDICT-ITS (Project for Research and Education Development on ICT in ITS) itu berjangka waktu 4 tahun.
Mahasiswa Teknik Informatika Kunjungi Jawa Pos

Mahasiswa Teknik Informatika ITS mengadakan kunjungan ke redaksi Jawa Pos Senin (21/3) kemarin. Kunjungan ini dalam rangka mengetahui penerapan teknologi informasi di harian itu.
ITS Bantu Carikan Sumber Air Bersih Non Konvensional
ITS Surabaya bersama The Institute Geochemistry and Mineralogy Universitat (TH) Karlsruhe, Jerman, akan membantu mencarikan sumber air bersih bagi daerah-daerah di Jatim yang selama ini dikenal dengan daerah kering, seperti Pacitan dan Madura. Pencarian itu dilakukan dengan cara mencari sumber air bersih non-konvensional, yang berada di bawah air permukaan.
Lomba mewarnai, diselingi cerita Tsunami
Ternyata seorang bocah tahu tentang tsunami. Itulah yang dibuktikan dalam lomba mewarnai, Minggu (20/3) kemarin. Tidak hanya lomba saja, tetapi peserta kecil juga diselingi dengan cerita boneka tangan yang mengisahkan tragedi tsunami di Aceh lalu.
TIDAK DIPOTONG, HARUSKAN MINTA MAAF
Setelah hari pemungutan suara pada Pemira ITS 2005, KPU beban tugas KPU sudah sedikit berkurang. Akan tetapi, tidak berarati mereka bisa bersantai. Berbagai masalah mewarnai Pemira kali ini.
Kisah Sukarelawan ITS di Calang, Aceh Jaya, Tiap Hari Makan Granat dan Paku
Sukarelawan ITS untuk rekonstruksi musibah gempa bumi dan gelombang tsunami di Nangroe Aceh Darusalam, Rabu (16/3) petang tiba kembali di Kampus ITS Sukolilo. Ada banyak cerita menarik tentang perjalanan mereka, dan dalam waktu dekat ke-37 mahasiswa itu berencana akan membukukan kisah mereka saat mengimplementasikan Rumah ITS untuk Aceh (RIA). Berikut sepenggal kisah mereka yang sempat dituturkan dua relawan didalam memberikan kesaksian selama mereka berada di sana, dalam acara penyambutan sukarelawan di depan gedung rektorat.
Sukarelawan ITS untuk Aceh Disambut Bak Pahlawan
Sukarelawan ITS untuk rekonstruksi musibah gempa bumi dan gelombang tsunami di Nangroe Aceh Darusalam, Rabu (16/3) petang tiba kembali di Kampus ITS Sukolilo. Kehadirannya disambut bagai pahlawan yang baru kembali dari medan perang. Suasana penyambutan ini terlihat sejak siang hari, dimana lagu-lagu daerah Nangroe Aceh Darusalam diperdengarkan sepanjang hari sejak pukul 11.30 hingga menjelang kedatangan tim pukul 19.00 WIB.
Ijazahku, Ijazahnya
Akhirnya, wisudaku datang juga. Gelar Sarjana yang kuperjuangkan dengan peluh-lelah selama lima tahun telah berada di tangan, senangnya! Namun baru kudengar beberapa artis memperoleh gelar doktor bahkan professor dengan mudahnya, dengan uangnya, ironisnya