Jumlah Hewan Kurban di Manarul Ilmi Naik Drastis

Hari raya Idul Adha tahun ini disambut sangat antusias bagi sebagian warga ITS. Terbukti jumlah hewan kurban yang terkumpul bertambah. Untuk kambing, jumlahnya mengalami kenaikan cukup drastis, dari tahun lalu terkumpul 35 ekor sedangkan tahun ini mencapai 58 ekor. Sedangkan kurban sapi jumlahnya tetap, yaitu empat ekor. Berikut penuturan Dr Ali Musyafa, ketua panitia kurban Masjid Manarul Ilmi ITS.
Peringati Idul Adha, Tingkatkan Solidaritas Sesama Muslim
Memperingati hari raya Idul Adha ini rupanya umat Islam tengah diberi peringatan Allah SWT berupa bencana yang datang silih berganti. Peringatan itu tak lain agar umat Islam meningkatkan solidaritas sesama muslim. Dalam ceramah shalat Idul Adha di masjid Manarul Ilmi ITS Selasa kemarin (10/1), Dr Ir Sutardi MEng mengajak kepada para jamaah untuk ikhlas dalam berkurban untuk mewujudkan solidaritas sesama muslim.
Karena Fungsi Hidrologis Tumbuhan Sudah Hilang
Inilah penjelasan ilmiah yang bisa menjelentrehkan mengapa banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di Jember. Menurut Ir Amien Widodo, ketua PSB (Pusat Studi Bencana) ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya, semakin kuat dugaan bahwa penyebab musibah itu adalah terjadinya perubahan peruntukan dari hutan menjadi lahan persawahan dan perkebunan.
LKMM Pra-TD Ala MIPA, Dosen pun Jadi Pemandu

Walaupun kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar (LKMM pra TD) menjadi kegiatan rutin tahunan bagi tiap jurusan di ITS. Namun, kali ini ada pemandangan berbeda terjadi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITS, Sabtu-Minggu (7-8/1) lalu. Selain karena dilakukan dalam lingkup besar dalam satu fakultas, juga karena tim pelaksana bukanlah himpunan mahasiswa jurusan (HMJ), tapi dosen-dosen MIPA. Kali ini pun, mereka tidak sebagai pengajar, tapi pemandu pelatihan.
SMS : Tidak Cukup Ikhlas dan Semangat, Tapi Harus Benar

Niat memang merupakan syarat utama diterimanya amal yang kita perbuat. Namun, ternyata tidak cukup hanya niat ikhlas saja yang dibutuhkan. Sebab selain ikhlas, setidaknya ada dua poin lain yaitu semangat dan benar, juga wajib untuk diperhatikan. Contohnya pun ditelaah, mulai dari kasus bom hingga nilai istimewa salat berjamaah di masjid. Wacana ini dikupas dalam acara Sunday Morning Spirit (SMS), Minggu pagi (8/1) kemarin.
Manajemen Penanganan Bencana Perlu Dibenahi
Menyambut tahun baru 2006, rupanya alam Indonesia tidak ramah. Beberapa tempat di Indonesia mengalami bencana alam. Tercatat ada 2 bencana besar yang melanda Indonesia di awal tahun 2006 ini, banjir bandang di Jember dan tanah longsor di Banjarnegara. Bantuan dari pemerintah segera turun. Tindakan pemerintah yang sangat cepat ini selanjutnya menimbulkan pertanyaan, akankah pemerintah akan tetap serius menangani korban bencana? Mengingat apa yang terjadi di Aceh, setelah bencana tsunami terjadi yang setahun lalu, kinerja pemerintah dalam memulihkan keadaan masyarakat Aceh masih dapat dikatakan lamban. Masih banyak tenda–tenda pengungsian di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Formalin Dilarang, lalu Pengawet Apa yang Aman bagi Kesehatan?
Pemerintah dan aparat tak cukup hanya melarang pengusaha mengawetkan makanan dengan formalin. Dr Ida Soeid MS, dosen Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, punya solusi murah untuk menggantikan bahan yang berbahaya bagi tubuh itu.
ITS Adakan Workshop Proposal KRI-KRCI
Ingin mewujudkan ITS sebagai kiblat robotika Indonesia, persiapan menghadapi Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) tahun 2006 pun digarap sangat serius. Bahkan untuk urusan penulisan proposal, Sabtu (7/1) pagi yang lalu ITS mengadakan workshopnya.
Yasrif Ananda : Dana bantuan Dibagi untuk Jember dan Banjarnegara

Selain mengirimkan relawan ke Jember, Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) ITS juga menggalang bantuan sebagai wujud solidaritas terkait bencana yang terjadi. Aksi penggalangan ini dilakukan sejak Rabu (4/1) kemarin yang disebar ke kawasan Masjid Manarul Ilmi, Poltek, FMIPA dan FTSP ITS. Dengan menggunakan spanduk Posko Peduli Jember, terkumpul dana dan sekitar 300 paket pakaian untuk disumbangkan.