Jump-Be dan Koumori Lolos ke Jakarta

Babak final Kontes Robot Indonesia (KRI) regional IV menyisakan laga antara Jump-Be dari PENS ITS dan KHIL_G dari Universitas Brawijaya. Untuk perebutan juara III, tampil robot Koumori dari ITS melawan RENGGANIS, wakil Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Di dua laga ini Jump-Be dan Koumeri berhasil merebut juara, masing-masing juara I dan III, dan berhak melakoni laga di Jakarta Juni mendatang.
Hiruk Pikuk Penonton KRI-KRCI

Lautan manusia memadati gedung Graha Sepuluh Nopember,Minggu (19/5) mereka berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia bagian timur. Mereka adalah pendukung 21 Tim KRI dan 49 Tim KRCI sedang berlaga di seleksi Regional IV. Penonton sekaligus supporter ini tak henti-hentinya memberikan semangat kepada teman-temannya yang berlaga di ajang bergengsi robotika ini.
Koumori dan Jump-Be Raih Govinda 38 Detik

Kejutan menarik terus mewarnai laga Kontes Robot Indonesia (KRI) regional IV. Menjelang babak perempat final, dominasi tuan rumah tak terbendung. Robot Koumori wakil dari ITS mencetak waktu yang sama dengan Robot Jump-Be. Keduanya mencetak skor dengan meraih Govinda di detik ke-38.
Perdelapan Final KRI, Robot Unggulan Mendominasi

Menyisakan enam belas tim robot, babak perdelapan final Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional IV, Minggu (18/5), berlangsung tak seimbang. Hingga setengah babak pertandingan, skor kemenangan terus didominasi oleh robot-robot unggulan pemain lama. Baru di setengah babak yang terakhir, laga KRI berlangsung imbang.
Pemira Sukses, Banyak Mahasiswa Memilih

Pemira tahun ini mendulang sukses, sebanyak 6325 mahasiswa ITS tercatat mengikuti perhelatan akbar ini. Itu berarti sebanyak 40 persen mahasiswa ITS ikut memilih, jumlah paling besar dibanding pemira sebelumnya. Lalu bagaimana hasilnya? Berikut laporannya.
Perdelapan Final KRI, Robot ITS Akhirnya Cetak Govinda

Untuk pertama kalinya, robot dari ITS, KOUMORI mencetak Govinda atau poin sempurna pada Kontes Robot Indonesia (KRI). Hal ini terjadi pada saat perdelapan final melawan Burisrowo dari Universitas Widya Mandala. Setelah gagal di dua pertandingan penyisihan akhirnya KOUMORI menampilkan kekuatan yang ditakuti lawan-lawannya. KOUMORI mampu mencetak rekor baru dengan 35 detik untuk meraih GOVINDA.
Pemain Lawas Dominasi KRI
Kontes Robot Indonesia (KRI) 2008 masih didominasi pemain-pemain lawas. Dalam pertandingan babak penyisihan Regional IV di Graha Sepuluh Nopember, ITS, kemarin (17/5), para kampiun KRI tahun lalu dengan mudah menggasak lawan-lawannya.
Koumori Hampir Tidak Lolos

Kehebatan Robot ITS Koumori di perdelapan final kembali dilanjutkan dengan meraih Govinda atau kemenangan sempurna di babak perempat final. Sampai di situ, Koumori seakan mengalami titik balik kejayaannya. Di semifinal, pemegang rekor Govinda 35 detik ini dikalahkan unggulan ketiga asal Universitas Brawijaya, Malang dengan skor 12-18.
Putaran Ketiga KRI, Pertaruhan Robot Non Unggulan

Setelah dikalahkan oleh robot unggulan, kali ini robot-robot non unggulan yang berada dalam satu group saling bertanding untuk memperebutkan satu tempat di perdelapan final KRI-KRCI Regional IV. Pada putaran ketiga ini, tiap robot juga berusaha keras untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Pasalnya, dua tim yang berada di peringkat ketiga dengan nilai tertinggi akan turut dalam perdelapan final, Ahad (18/5) keesokan harinya.