GA AssAssin ITS Lolos dengan Keberuntungan

Pada grup C divisi Expert Battle, GA AssAssin dari ITS bertemu dengan PHINISI dari Universitas Hasanuddin. Pertandingan ini pun tidak kalah seru dengan pendahulunya. Bertempat d Grha ITS, pertandingan yang dimulai pukul 15.30 ini pun tetap jadi sorotan publik. Pasalnya GA AssAssin pada pertandingan putaran pertama sudah memukau penonton dengan menyelamatkan kedua korban.

ITS dan PENS Jawarai KRCI Legged-Wheel Trial Dua

ITS dan PENS akhirnya berhasil menjadi jawara di KRCI. Dalam divisi robot beroda (wheel), tim KoM-PENS menjadi salah satu yang bisa memadamkan api. Bahkan, pada trial untuk divisi robot berkaki (legged), ITS yang diwakili tim Turtle menjadi satu-satunya yang berhasil memadamkan api. Tak hanya itu, tim Turtle ini juga mempunyai desain yang unik.

Perbaiki Performa, D4=S1 Menang 39 Detik Lebih Cepat

Walaupun D4=S1 menunjukkan performa terbaik di putaran pertama KRI Regional IV, tetapi di putaran kedua tim ini menyuguhkan tontonan yang jauh lebih apik. Tim yang membawa nama PENS ini menabuh beduk ketiga dalam waktu 51 detik, 39 detik lebih cepat dibandingkan putaran sebelumnya hari Sabtu ini (16/5).

KRI Putaran II: ITS Sempurna, PENS Semakin Cepat

Pada putaran pertama Kontes Robot Indonesia Regional IV melawan ARC_09, BOLOKULOWO memenangkan pertandingan dengan hanya memukul satu bedug. Di putaran kedua hari Sabtu (16/5), BOLOKULOWO tampil jauh lebih baik hingga robot travelernya memukul ketiga bedug.

Tim KRCI PENS Melaju ke Perempat Final

Putaran kedua Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) regional IV divisi Expert Battle tidak kalah seru dengan yang pertama. Kali ini, grup A mempertemukan Ghen GR dari PENS ITS dan ST-06 UMM dari Universitas Muhammadiyah Malang. Masih bertempat di Grha Sepuluh Nopember, pertandingan ini pun tidak menyurutkan antusias baik peserta, panitia, bahkan penonton pun selalu bersorak mendukung timnya. Dengan strategi bertahan, PENS pun akhirnya menggondol gelar juara.

Peningkatan, CATAMARAN Lewati Cek Poin 1

Tak hanya BOLOKULOWO, tim keluarga ITS lain pun memperbaiki performanya pada putaran kedua Kontes Robot Indonesia Regional IV hari Sabtu (16/5), termasuk CATAMARAN. Tim dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) ini tampil dengan lebih baik. Setelah mendapat diskualifikasi pada putaran pertama, personil CATAMARAN jauh lebih berhati-hati di putaran kedua.

PENS Merajai Single Expert KRCI 2009

Pada divisi Single Expert, robot wakil dari PENS ITS, Al-‘Adiyat berhasil unggul jauh dari 6 tim pesaingnya. Pada Trial I,  Al-‘Adiyat behasil mendominasi dengan menyelesaikan seluruh tugas, yakni mematikan lilin dan menemukan bayi. Single Expert merupakan divisi pertandingan yang mewajibkan peserta melakukan manuever menajak dengan rintangan yang cukup tinggi.

Putaran I KRI: ITS 1, PENS 3

Kemampuan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya memang perlu diwaspadai tim lawan. Diwakili D4=S1, PENS lagi-lagi memenangkan Kontes Robot Indonesia (KRI) putaran pertama Regional IV hari Sabtu (16/5) setelah robot travelernya menabuh beduk ketiga. D4=S1 yang melawan MB_015 dari Universitas Negeri Malang menabuh beduk ketiga pada detik ke sembilan puluh.

Dukung Empat Mahasiswa ITS Jadi Cak Surabaya

Ajang pemilihan Cak dan Ning Surabaya tahun ini tengah digelar. Empat belas Cak dan Ning telah terseleksi untuk maju ke babak final, diantaranya ada empat mahasiswa ITS yang juga lolos. Mereka adalah Arsetyo Rahardianto dari Jurusan Biologi, Noah Cahyasasmita dari Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, Achmad Fadli Ramadhan dari Teknik Sistem Perkapalan dan yang terakhir Danu Trikurniawan dari Teknik Kelautan.

×