Arsitek Malawi Ber-IPK 3,90

Berbeda latar belakang budaya tidak membuat seorang Chimwemwe Bright Nyirongo, tidak berprestasi selama belajar di ITS. Tiga tahun sudah mahasiswa asal Malawi, Afrika Selatan ini menempuh S2 di Jurusan Teknik Sipil. Sebuah tugas akhir berjudul Critical Contractor-related Factors Influencing Project Management Success in Malawi’s Building Construction berhasil mengantarkan Chims lulus dengan predikat cumlaude.

Separuh Programmer, Separuh Jurnalis

Risti Anggraini Kurniawati adalah potret mahasiswa unggul ITS. Terbukti, mahasiswi jurusan Sistem Informasi (SI) ITS angkatan 2006 ini lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3, 55 dan menempuh masa studinya hanya dalam 3,5 tahun. Tak hanya itu, tugas akhirnya dalam bidang minat Proyek Pengembangan Sistem Informasi (PPSI) berbuah manis. 

Jagung Bakar Iringi Makrab Sosmas ITS

Bau jagung bakar tercium sedap disekeliling gedung Student Advisory Center (SAC), Kamis malam (11/3). Sebentar-sebentar pun terdengar canda tawa dan nyanyian yang tak jelas juntrungannya. Dengan Senjata Jagung bakar versus lagu anak-anak, para pejuang masyarakat yang digawangi  Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) BEM ITS sejenak menghilangkan penat di tengah tumpukan tugas mulianya, mengabdi pada masyarakat.

ITS Kembangkan Akses Internet Hingga 1,2 Gbps

Jurusan Teknik Elektro ITS bekerjasama dengan Kumamoto University, Hiroshima University, dan Tohoku University dalam skema JICA Predict-ITS tengah bereksperimen mengembangkan satelit untuk meningkatkan kecepatan akses internet hingga 1,2 Gbps. Jauh melebihi kecepatan berinternet yang sekarang antara 384 Kbps dan 2 Mbps Indonesia.

Monarki Indonesia

Generasi muda sekarang lahir ketika bangsa ini sudah cukup lama merdeka. Mereka lahir dalam kondisi yang serba teratur dengan perkembangan informasi yang pesat pula. Sebagian besar menikmati apa yang sudah ada. Tapi tak sedikit pula anak muda yang memikirkan negaranya dari latar belakang terbentuknya hingga menjadi seperti sekarang. 

Lulus Kuliah, Siap Riset ke Jepang

Wisudawan dari Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) kali ini bukan lulusan yang biasa saja. Pria yang bernama lengkap Raditya Hendra Pratama tersebut lulus dari jurusan Teknik Sistem Perkapalan (Siskal) dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,68. Radit sedang menyiapkan keberangkatannya ke Jepang untuk riset.

Lulus Cumlaude, Tekad Jadi Pemimpin

Irawan Hendra Kusuma bukan mahasiswa biasa. Lulus cumlaude dengan IPK 3.76 menjadikannya lulusan terbaik Teknik Sipil ITS masa wisuda semester ini. Tak hanya itu saja, mahasiswa asli Madiun ini juga telah mendapatkan tawaran kerja di Kaltim Prima Coal, sebuah perusahaan yang bergerak di penambangan batubara.

Santri yang Cumlauder Sarjana Teknik

Mr. Lucky, begitu terkadang teman- temanya menyebutnya. Pria yang bernama lengkap Fajar Budiman termasuk salah satu wisudawan cumlauder di Fakultas Teknologi Industri. Fajar lulus dari Jurusan Teknik Elektro dalam 3,5 tahun dengan IPK 3,56.  "Saya sendiri kaget bahwa saya bisa lulus 3,5 tahun dengan bidang studi yang saya ambil adalah elektronika. Bidang elektronika bisa dibilang susah," ujar pria kelahiran Sumenep 1986 ini.

Berbagi Info Beasiswa di Overseas Student Expo

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, pepatah lama yang tak asing lagi di telinga kita. Menuntut ilmu memang tak ada matinya. Kalau sudah ketagihan, pasti akan selalu merasa kurang, kurang dan kurang. Begitu pula dengan mahasiswa ITS. Sayangnya, masalah klasik berupa finansial selalu setia menghantui mereka. Namun,  BEM ITS menawarkan solusi cerdas, yaitu dengan Overseas Student Expo 2010, Rabu (10/3) pagi.

×