Survei di Jawa Tuntas, 15 Mei Pengumuman

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya all-out membantu siswa pintar yang kurang mampu. Pihak ITS tidak ingin program beasiswa bidik misi dari pemerintah itu jatuh ke tangan yang tidak tepat. Setelah 2.200 orang mendaftar online dan portofolionya dinilai sejak Februari hingga April, terpilih sekitar 600 calon penerima beasiswa. Mereka dinilai lebih berhak daripada sekitar 1.600 calon lain.
Kuncinya, Niat dan Keyakinan

Siapa bilang memahami Al Quran itu sulit? Semua orang pasti bisa jika
mempunyai niat dan keyakinan. Itulah yang diungkapkan Drs Mohammad Nur Fuad MA dalam Cerita Isi Al Quran (Ceria), Minggu (2/5). Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen Zakat Infak dan Shadaqoh Masjid Manarul Ilmi (LMZIS MMI) ITS bekerjasama dengan Pondok Pesantren Hidayatullah ini disambut antusias oleh peserta.
Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi
Sejak resmi digulirkan pada November tahun lalu, beberapa
perguruan tinggi mulai menyosialisasikan program Bidik Misi ke
daerah-daerah untuk menjaring pendaftar. Universitas Airlangga,
misalnya, mulai menyosialisasikan sejak Januari. Bahkan, kampus di
Surabaya itu sudah menjaring 182 calon mahasiswa melalui jalur seleksi
PMDK prestasi. ”Mereka sudah pasti lolos dan mendapatkan beasiswa penuh
dari program Bidik Misi,” ujar Prof Dr drh Imam Mustafa MKes,
direktur kemahasiswaan Unair.
Touching, Sentuhan Seni Mahasiswa ITS

Para pengguna jalan Surabaya malam hari Sabtu (1/5) akan merasakan dahsyatnya semarak kembang api di beberapa penjuru langit pusat kota. Beruntunglah mereka yang mengakhiri perjalanan di Gedung Cak Durasim. Karena di sana, mereka juga akan merasakan dahsyatnya suara-suara indah para anggota Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITS dalam konser tunggal mereka, Touching.
PSM ITS: Kembangkan Seni di ITS

Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi seluruh pihak yang terlibat dalam konser Touching, ketika acara malam hari Sabtu (1/5) berakhir dengan sukses. Bagi mereka, hal tersebut merupakan salah satu wujud nyata perkembangan seni di ITS.
Purwo Ardoko, Alumnus ITS, Arsitek Penjara Modern di Indonesia

Salah satu orang penting dalam pembangunan Rutan Khusus Tipikor di Cipinang, Jakarta, yang diresmikan Selasa lalu (27/4) adalah Purwo Ardoko. Dialah arsitek rutan tersebut. Purwo memang ”spesialis” perancang bangunan penjara. Termasuk, penjara supermaximum security.
Tina Talisa Ramaikan Orange Day

Perhatian pengunjung Ruang Sidang Teknik Sipil mendadak teralihkan dengan kedatangan sosok wanita cantik dengan batik hijau kebiruan. Dialah Tina Talisa, pembawa berita stasiun TV One. Hadir sebagai pemateri dan juri lomba newsreading, Tina ramaikan Orange Day Exhibition yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatekk), Sabtu (1/5).
Tanamkan Hemat Energi Lewat Permainan

Isu kelangkaan energi dunia telah menjadi masalah seluruh negara di dunia. Tidak hanya saat ini, persoalan ini justru mengancam generasi mendatang. Berangkat dari sini, lima mahasiswa Teknik Elektro menggagas konsep untuk menanamkan pola pikir hemat energi pada generasi muda. Melalui Education Game Ular Tangga, konsep pembelajaran tersebut mengusung ide bermain sambil belajar.
Hartawan, Inspirasikan ITS Bentuk Sekolah Bisnis dan Manajemen
Bertempat di Shangri La ITS, Rektor ITS Prof Ir Priyo
Suprobo MS PhD, menerima penghargaan dari Markplus Festival 2010. Diwakili Probo, ITS
mendapatkan penghargaan University of Life Appreciation oleh pimpinan Mark Plus, Hermawan
Kertajaya. Mendiknas yang juga mantan rektor ITS, Prof Dr Ir H Mohammad Nuh DEA juga mendapat
penghargaan sebagai The Special Plaque of New Wave Marketting. Selain kedua
nama di atas, masih banyak tokoh penting yang hadir seperti Dahlan Iskak,
Azrul Ananda dan lain-lain. Acara fesival MarkPlus ini diselenggarakan untuk
merayakan 20 tahun berdirinya Markplus Senin (1/5).