ITS-Pertamina Kembangkan Madura

ITS baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA bersama Senior Executive Vice President and General Manager PHE WMO Imron Asjhari di Ruang Senat Rektorat ITS, Senin (18/3).
Ajak Bangun Radar Indonesia

Pertahanan wilayah Indonesia sampai saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Bahkan alat-alat pertahanan Indonesia masih sering impor dari luar negeri. Lebih dari 700 radar dibutuhkan untuk menjaga pertahanan RI. Sudah saatnya Indonesia mengembangkannya sendiri.
Majukan Seatrans, Gandeng Organisasi Asal Belanda

Kali ini giliran Program Studi (Prodi) Transportasi Laut atau yang kerap disebut Seatrans berupaya mewujudkan ITS Go International. Pasalnya, prodi yang tergolong baru ini mulai menjalin kerja sama dengan The Netherlands Organisation for International Cooperation in Higher Education (Nuffic). Sebuah organisasi independen non-profit asal Den Haag, Belanda.
KSR ITS Giatkan Sanitasi di Pacitan

Meski tergolong Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru, Korp Sukarela (KSR) ITS giat mengadakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan akhir-akhir ini. Salah satunya yang masih hangat menjadi perbincangan adalah kegiatan KSR ITS Mengabdi (KIM). Kegiatan ini berlangsung di Pacitan selama lima hari hingga Selasa (13/3).
Kajian Perdana Himmpas, Ulas Soal Ilmu

Himpunan Mahasiswa Muslim Pasca Sarjana (Himmpas) ITS dan Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) mengadakan acara perdana bertajuk Kajian Rutin Pasca Sarjana (Kantin Pasca), Senin (18/3). Mengusung tema Alquran dan Ilmu Pengetahuan, kajian ini turut menghadirkan Prof Ir Daniel M Rosyid PhD MRINA, guru besar dari Fakultas Teknologi Kelautan (FTK).
Nur, Si Bapak Automotif ITS

JAKARTA – Kecintaan kita terhadap suatu bidang menjadi motivasi terbaik untuk berinovasi di bidang tersebut. Hal ini pula yang dirasakan Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Muhammad Nur Yuniarto yang tidak pernah absen berinovasi di dunia automotif.
Pernah Celaka, Dosen ITS Ini Tetap Cinta Automotif

JAKARTA – Masyarakat tentu sudah tidak asing dengan beragam inovasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam bidang automotif. Mulai dari Sapu Angin hingga Easy Car (EC). Di balik para mahasiswa, ternyata masih ada sosok penting yang berperan besar dalam berbagai inovasi tersebut, yakni Muhammad Nur Yuniarto.
Buah Manis Penggila Otomotif

Tak banyak yang tahu sosok Dr Muhammad Nur Yuniarto sebelumnya. Kiprahnya dalam dunia otomotif nasional mulai diperhitungkan sejak ia mengantarkan ITS menjuarai Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2010 untuk kali pertama. Nama dosen Jurusan Teknik Mesin tersebut semakin membahana ketika berhasil menciptakan mobil listrik jenis 4-Seater Electric City Car Januari silam.
Melepas Wisudawan Ala Kaum Aztec

Malam berteman hujan menjadi latar yang pantas bagi pertunjukan unik di jurusan Desain Produk Industri (Despro) ITS, Minggu (17/3). Para mahasiswa jurusan tersebut melepas para wisudawan mereka dengan atraksi ala peradaban Aztec. Malam Guyub 106 Aztec pun mengiringi waktu terakhir para alumni ahli seni rupa itu.