Jembatan Kenjeran Bakal Bantu Ekonomi Masyarakat

Jika dilihat dari sisi ekonomi dan bisnis, pembangunan Jembatan Kenjeran tak jarang menimbulkan pro dan kontra. Banyak orang yang mempertanyakan keuntungan apa yang didapat dari masyarakat dari pembangunan proyek senilai 200 milyar rupiah tersebut. Pasalnya, tak hanya menggusur ladang rezeki para nelayan, beberapa pemukiman tentunya harus dikorbankan. Mengenai permasalahan tersebut, Nugroho Priyo Negoro ST SE MM, dosen Jurusan Manajemen Bisnis pun turut angkat bicara.

Ini Ancaman Serius Jembatan Kenjeran

Pembangunan infrastruktur Jembatan Kenjeran tentunya membuat kawasan Surabaya Timur menjadi lebih dilirik. Selain fungsi infrastrukturnya, Jembatan Kenjeran juga akan menjadi bangunan iconic yang menarik wisatawan untuk datang. Oleh karena itu, masyarakat Surabaya harus waspada dan bersiap akan ancaman dari pihak bisnis dan swasta yang telah mengincar.

ITS Siap Kawal Proyek Surotram Boyorail

Pernah mendengar istilah Surotram atau Boyorail? Pasalnya kedua nama tersebut diambil dari nama Surabaya. Keduanya adalah Suro (ikan hiu, red) dan Boyo (buaya, red). Nama tersebut akan dipakai angkutan massal cepat (AMC) yang ditujukan untuk warga Surabaya. Proyek ini telah diusulkan sejak lama serta dipertimbangkan dengan matang hingga diharapkan akan mulai digarap pada Mei mendatang. Lalu bagaimana sikap ITS?

Magang Ormawa Jadi Program Unggulan di ITS

Tahun ini, program Magang Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang diinisasi UPT Kerjasama dan Hubungan Internasional akan memberangkatkan puluhan anggota terpilih ke Thailand. Tak heran, program ini menjadi salah satu program unggulan guna meningkatkan wawasan global mahasiswa ITS. Hal ini diutarakan langsung Dr Darmaji SSi MT saat membuka rangkaian acara workshop Magang Ormawa, Kamis (14/4).

Belajar Tidak Cukup di Bangku Kuliah Saja

PT Astra Honda Motor (AHM) yang merupakan bagian dari PT Astra Internasional mengadakan sharing sessions di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu (13/4). Topik yang dibicarakan pun beragam, mulai dari jenjang karir di AHM hingga proses pengembangan diri di AHM.

ITS Nyatakan Serius Perbaiki Lingkungan Surabaya

Selasa (12/4), Komunitas Peduli Lingkungan Rek Ayo Rek (RAR) Surabaya, stakeholder pemerhati lingkungan, dan berbagai tenaga ahli dari ITS berkumpul dalam Rembugan Mbangun Suroboyo di Gedung Rektorat. Berbagai topik lingkungan mulai sanitasi hingga reklamasi pantai Kenjeran pun dibahas tuntas dalam diskusi ini.

Ini Kata UKM Saat Kunjungi ITS

Senin (11/4), BEM ITS bekerja sama dengan Unit Peleksana Teknis Kerja Sama dan Hubungan Internasional berkesempatan menerima lawatan dari Majelis Perwakilan Pelajar (MPP) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).  Lawatan ini dihadiri oleh delapan perwakilan MPP UKM beserta dosen dan Menteri Perekonomian, Menteri Riset danTeknologi serta Menteri Hubungan Luar BEM ITS.

Rektorat ITS Gelar Sertijab Staf Pegawainya

Usai sudah masa pengabdian 24 ketua dan sekretaris unit di lingkungan ITS. Mereka yang telah bekerja selama empat tahun di lingkungannya saat ini, ada yang mengalami pergantian, pemberhentian maupun perpanjangan jabatan. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) tersebut digelar dengan khidmat pada Selasa (12/4) di Gedung Rektorat.

Kurikulum Baru, ITS Bentuk Program KKN

Ingin berkontribusi lebih untuk masyarakat, kali ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) menginisiasi kurikulum baru dalam bentuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor I, Prof Dr Ir Heru Setyawan pada Senin (11/4) di Gedung Rektorat.

×