Optimalkan Kegiatan Akademik-Nonakademik, Pelangi Raih Kredit SKEM ITS Tertinggi

Published on
By
Pelangi Masita Wati (paling kanan) saat melakukan kerja praktik di Apple Developer Academy
Pelangi Masita Wati (paling kanan) saat melakukan kerja praktik di Apple Developer Academy

Kampus ITS, ITS News   Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencetak lulusan yang tidak hanya terampil dalam hal akademik, tetapi juga memiliki softskill yang mumpuni. Hal ini dibuktikan oleh Pelangi Masita Wati, salah satu wisudawan pada Wisuda ke-133 ITS, Sabtu (18/4), yang mampu meraih nilai Satuan Kredit Ekstrakurikuler Mahasiswa (SKEM) tertinggi sebesar 839 dan berhasil lulus 3,5 tahun.

SKEM sendiri merupakan salah satu skema dari ITS dalam pendataan kegiatan mahasiswa di luar kelas. Beberapa kegiatan yang dapat dimasukkan tersebut seperti kegiatan organisasi, kepanitiaan, olahraga, kompetisi, internasionalisasi, magang dan sebagainya. ITS juga menargetkan mahasiswanya untuk mendapatkan minimal 100 kredit SKEM sebagai salah satu persyaratan kelulusan.

Jauh dari target minimal, wisudawati dari Departemen Teknik Informatika ITS tersebut berhasil meraih nilai SKEM tertinggi dalam gelaran wisuda kali ini dalam tujuh semester perkuliahannya. Pelangi sendiri mengaku tidak menjadikan hal ini sebagai suatu target yang ia tetapkan di awal dan hanya sekadar rajin mengumpulkan kegiatannya menjadi SKEM. “Meski begitu, tentunya saya juga merasa sangat bersyukur dan senang atas hal ini,” ungkap Pelangi yang kadang juga disapa Angie ini.

Alumnus SMA Negeri 6 Surabaya ini memandang bahwa kredit SKEM tersebut sebagai hal yang positif dalam rangka pengembangan mahasiswa di luar kelas. Pelangi mengaku bahwa selama di masa SMA, ia merupakan orang yang tidak mengikuti kegiatan di luar kelas dan cenderung hanya fokus dalam akademiknya. Sistem SKEM tersebut berhasil mendorongnya menjadi sosok yang aktif dan penuh pencapaian selama menjalani perkuliahan.

Pelangi Masita Wati (paling kiri) bersama timnya ketika mendapatkan penghargaan di kegiatan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK)
Pelangi Masita Wati (paling kiri) bersama timnya ketika mendapatkan penghargaan di kegiatan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK)

Kegiatan yang diikuti Pelangi dalam memperoleh nilai SKEM tersebut pun cukup beragam. Ia sempat tergabung dalam Apple Developer Academy yang menjadi kerja praktiknya dan Indonesia–NTU Singapore Research Institute for Sustainability and Innovation (INSPIRASI) Summer Program di Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Selain itu, Pelangi juga aktif mengikuti organisasi dan perlombaan yang sesuai dengan bidangnya di Teknik Informatika. “Saya tetap pilih kegiatan yang sesuai dengan passion dan tujuan saya,” tambahnya menekankan bahwa ia tidak sembarang mengikuti semua kegiatan.

Gadis kelahiran 18 September 2003 ini pun merasakan betul buah dari berbagai pengalaman kegiatannya di luar kelas. Ia mengaku bahwa kegiatan yang diikutinya tidak hanya memberinya manfaat pengalaman teknis, tetapi juga kemampuan diri dalam hal adaptasi dan berkomunikasi. Hal ini diyakininya dapat berguna dalam membantunya berkegiatan di masyarakat maupun dunia kerja.

Pelangi Masita Wati (empat dari kiri) ketika mengikuti kegiatan internasionalisasi dalam INSPIRASI Summer Program di Nanyang Technological University (NTU), Singapura
Pelangi Masita Wati (empat dari kiri) ketika mengikuti kegiatan internasionalisasi dalam INSPIRASI Summer Program di Nanyang Technological University (NTU), Singapura

Meski perkuliahannya yang juga sempat naik turun, Pelangi membuktikan bahwa akademik dan nonakademik menjadi hal yang dapat berjalan beriringan. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,76 dan predikat magna cumlaude, ia berpegang pada prinsipnya untuk terus berkembang, mengikuti visi, dan menjaga kesehatannya sebagai kunci strategisnya. “Lingkungan penuh dukungan dari teman, dosen, dan ITS juga menjadi pendorong kuat saya untuk berkembang di sini,” tuturnya penuh syukur.

Cerita inspiratif dari Pelangi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Wisudawan yang kini kembali berkegiatan di Apple Developer Academy dengan menjadi bagian AIML Institute ini pun berharap agar pengalaman dan ilmu sebelumnya dapat bermanfaat bagi orang lain di kehidupan setelah kelulusannya. (HUMAS ITS)

 

Reporter: Bella Ramadhani

×