
Kampus ITS, ITS News — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dua srikandi muda ITS berhasil meraih Juara I pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) LLDIKTI wilayah VII Jawa Timur tahun 2026, Kamis (30/4).
Torehan tersebut diraih oleh Ismatul Aulia Rizki Kirana mahasiswi Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi ITS dan Intan Fitri Hardyanti dari Departemen Teknologi Kedokteran ITS. Keduanya berhasil mewakili Provinsi Jawa Timur untuk melaju pada Pilmapres 2026 Nasional jenjang Diploma dan Sarjana.
Intan mengungkapkan bahwa perjalanannya dimulai dari kegelisahan terhadap aksesibilitas teknologi kesehatan. Ia menilai bahwa kemajuan teknologi medis saat ini masih sulit dijangkau oleh seluruh masyarakat. “Seharusnya teknologi bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, bukan masyarakat yang tinggal di dekat fasilitas kesehatan saja,” ungkapnya.

Di sisi lain, Aulia memandang bahwa industri hasil tembakau merupakan pilar bagi perekonomian Indonesia. Meski demikian, kesejahteraan petani tembakau masih memprihatinkan. “Oleh karena itu, saya ingin mengoptimalkan efektivitas produksi tembakau sehingga nilai jual tembakau meningkat,” terang mahasiswi asal Blitar itu.
Melalui gagasan tersebut, dua mahasiswi angkatan 2023 ini mengembangkan inovasi yang berorientasi pada masyarakat. Dalam tahap persiapan, keduanya menerima pendampingan dari ITS, mulai dari penajaman gagasan kreatif, simulasi presentasi bahasa Inggris, hingga dukungan psikolog profesional. “ITS tidak hanya mengirimkan delegasi, tetapi mempersiapkan kami untuk tampil maksimal,” tutur keduanya dengan kompak.

Kedua srikandi muda ITS ini membuktikan bahwa konsistensi adalah kunci utama dalam meraih prestasi. Mereka optimis dapat memberikan hasil maksimal pada ajang Pilmapres 2026 Nasional mendatang. Melalui inovasi yang diusung, keduanya berharap kontribusi ini tidak hanya mengharumkan nama kampus, tetapi juga menjadi bukti peran aktif mahasiswa ITS dalam menciptakan solusi bagi tantangan di tengah masyarakat.
Prestasi dua mahasiswi Kampus Pahlawan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Dukungan ITS bagi mahasiswa dalam ajang Pilmapres meningkatkan intelektual, karakter, dan daya saing di kancah nasional. Kualitas pendidikan yang inklusif ini mendorong mahasiswa untuk melahirkan inovasi dalam menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat. (*)
Reporter: Syifa Rahmadina
Redaktur: Aghnia Tias Salsabila