Dr Ing Doty Dewi Risanti ST MT selaku pimpinan kontingen mengatakan bahwa latihan presentasi bersama dosen ini telah dimulai sejak pukul 08.00 pagi tadi. "Setiap tim kita bagi menjadi tiga kelompok. Sebagaian mengurusi pemasangan poster, sebagaian lagi mengurusi pendaftaran serta uji coba powerpoint. Sedangkan para presenter berlatih dengan Intensif secara bergantian," papar Doty.
Meski demikian, sebenarnya para peserta juga telah berlatih keras sejak pertama kali menginjakan kaki di Bogor, yakni dua hari yang lalu. Doty mengungkapkan bahwa dengan adanya latihan intensif ini, diharapakan para presenter dapat terlampau siap saat sesi presentasi yang sebenarnya telah tiba.
Untuk mencapai tujuan itu, latihan ini benar-benar dibuat semirip mungkin dengan sesi presentasi Pimnas. "Waktu presentasi dan tanya jawab juga kami sesuaikan dengan waktu sebenarnya, yaitu berturut-turut sepuluh dan lima belas menit," tutur Doty.
Bedanya, setiap kali sesi berakhir, para juri yang tak lain adalah Dosen pembina dari ITS segera memberikan evaluasi kepada peserta. Uniknya, meski telah puluhan kali berlatih presentasi, selalu ada evaluasi yang baru dari tim Dosen.
"Setiap kali presentasi akan selalu ada hal baru yang berasal dari evaluasi sesi sebelumnya," terang wanita yang memakai batik ini. Oleh karena evaluasi inilah setiap tim wajib berbenah setiap kali latihan presentasi berlangsung.
Salah satu peserta dari tim Smart Heart Monitor, Johan Chandra mengungkapkan bahwa latihan ini sangat efektif dalam meningkatkan kualitas presentasi dan kesiapan timnya. "Setiap celah yang ada dari penampilan kami jadi terlihat jelas, sehingga dapat diperbaiki pada penampilan selanjutnya," ujarnya.
Terakhir, Doty menuturkan bahwa simulasi semacam ini akan terus dilakukan sebanyak mungkin selama waktu masih memungkinkan. "Sesi presentasi akan dimulai pada selasa siang, apabila memungkinkan, selasa pagi kami tetap akan latihan," pungkasnya meyakinkan. (qi/hil)