Novianti Ikasari, staf Pusat Studi Potensi Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) LPPM ITS menjelaskan bahwa kegitatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan Campus Social Responsibility (CSR) ITS.
CSR sendiri merupakan salah satu wadah bagi dosen maupun mahasiswa yang ingin melakukan pengabdian masyarakat. "Dengan sistem yang lebih tertata, diharapkan segala bentuk pengabdian masyarakat di ITS keluar dari CSR ini," ungkap Novianti.
Di samping itu, pelatihan kreatif tersebut telah dilakukan pihak DWP secara rutin mulai Januari 2016. "Kami dari LPPM yang menentukan programnya apa dan pengajar dari pihak DWP,"ujar Novianti.
Senada dengan Novianti, Ketua DWP ITS, Devi Prasasti Yuswardhani menyatakan, kegiatan seperti ini merupakan salah satu program yang diadakan rutin sejak awal januari 2016. "Tapi sebatas ibu-ibu DWP ITS saja, nama kegiatannya worksop Handicraf. Nah ibu-ibu yang yang telah terampil yang jadi pengajar hari ini," terang istri Rektor ITS tersebut.
Salah satu peserta pelatihan, Siti Romlah, dari PKK Keputih tegal mengaku senang dengan jenis pelatihan yang diselenggarakan. Kali pertama ia melihat hasil karya ibu-ibu DWP mebuatnya tertarik untuk mengikuti pelatihan melukis. "Bagus sekali pelatihannya, kalau melukis seperti ini menyenangkan nanti bisa dilakukan dirumah sendiri, bisa jadi usaha. semoga nanti bisa ada lagi pelatihannya," ujar ibu rumah tangga ini. (mei/oti)