Latih Soft Skill Siswa SD dengan Bentengan

Published on
By

Sebuah karya yang lahir dari pemikiran para mahasiswa Teknik Kimia. Mereka adalah Zia Ardhi, Achmad Ferdiansyah, M. Fasol Anwar dan Febryan Harmansyah. Konsep membudayakan permainan lokal yang diajukan melalui Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bidang pengabdian masyarakat ini berhasil mendapat pendanaan dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). "Supaya permainan tradisional bisa hidup lagi, karena hampir hilang saat ini," ungkap Zia Ardhi.

Ternyata dalam permainan bentengan ini tidak sekedar sebuah permainan anak kecil yang biasa saja. Dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukan, ternyata banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dalam permainan ini. Salah satunya adalah melatih soft skill dari pemainnya. "Dalam permainan ini terdapat nilai-nilai soft skill antara lain teamwork, startegi, leadership dan lain-lain yang didapatkan saat para pemain harus berinteraksi dengan yang lain," ujar mahasiswa angkatan 2007 ini.

Lebih lanjut Zia mengungkapkan bahwa dalam proposal PKM yang berjudul Soft Skill Training Berbasis Multimedia Education dengan Pemutaran VCD Permainan Tradisional Bentengan, berisi tentang rangkaian kegiatan yang mereka beri nama Bentengan Go To School. Pada kali ini acara tersebut bertempat di SD Al Muttaqin dan SD Kapasari 01.

Sebelum memulai permainan inti mereka terlebih dahulu menayangkan sebuah film tentang permainan Bentengan serta melakukan serangkaian tes terhadap para siswa. "Dari pre test yang kami lakukan kita akan mengevaluasi progress-nya," tambah Zia. Sampai saat ada sekitar 300-an VCD yang mereka bagikan kepada para siswa SD.

Dari semua rangkaian roadshow yang telah mereka lakukan, pada tanggal 12 April akan diadakan acara puncak yaitu Bentengan Competition. Acara perlombaan yang akan menutup rangkaian kegiatan Bentengan Go To School dengan memperebutkan piala dari Dinas Pendidikan Jawa Timur. "Kami akan mengundang SD-SD yang pernah kami datangi ditambah dua SD lagi yang kemungkinan kita ambil dari SD Kejawen 1 dan 2," pungkas mahasiswa asal Palembang ini.

Jika rangkaian acara ini telah telah selesai, selanjutnya agenda ini akan ditawarkan pada Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatekk) untuk menjadi sebuah agenda tahunan. "Dan kami pasti berharap tanggung jawab yang kami lakukan sesuai dengan yang tertulis pada proposal, kita bisa lolos sampai PIMNAS nanti," harap Zia.(hoe/bah)

×