
Mojokerto, ITS News — Departemen Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengenalkan penerapan ilmu statistika dan sains data kepada Universiti Teknologi Malaysia (UTM) melalui kunjungan industri, Rabu (6/5). Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis ITS dalam mempererat kerja sama akademik, riset, dan pertukaran budaya antara kedua institusi.
Kepala Departemen Statistika ITS Prof Dr rer pol Dedy Dwi Prastyo SSi MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Global Community Outreach (GCO) ITS dan Global Outreach Programme (GOP) UTM. Diikuti 18 mahasiswa Program Studi Sarjana Statistika dan Sains Data, Dedy menegaskan program tersebut sebagai wujud dukungan terhadap misi World Class University ITS.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lewat program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) itu mengajak mahasiswa mempelajari penerapan ilmu statistika di berbagai sektor. Pada agenda kali ini, mahasiswa diajak mengunjungi Cokelat Mojopahit di Mojokerto dan Kantor PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) di Surabaya.

Dedy menyampaikan bahwa Cokelat Mojopahit dipilih sebagai representasi industri manufaktur sekaligus edukasi pengolahan kakao. Sementara itu, kunjungan ke JTV bertujuan memperkenalkan pemanfaatan statistika di sektor media dan penyiaran. “Kami ingin menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di Departemen Statistika dan Sains Data ITS memiliki penerapan yang luas di berbagai sektor,” imbuh alumnus Departemen Statistika dan Sains Data ITS angkatan 2002 itu.
Melanjutkan penuturan Dedy, Koordinator GCO ITS Dr Achmad Choiruddin SSi MSc menerangkan bahwa penerapan statistika di sektor manufaktur mencakup kontrol dan manajemen kualitas produk. Menurutnya, ilmu forecasting juga penting untuk mendukung proyeksi penjualan dan perencanaan produksi perusahaan. “Melalui statistika, perusahaan dapat memastikan konsistensi kualitas produk dan meminimalkan kesalahan proses produksi,” ujar lelaki yang akrab disapa Didin ini.
Selain sektor manufaktur, lanjut Didin, program ini turut memperkenalkan implementasi statistika di sektor media massa. Melalui kunjungan ke JTV, mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana industri media bekerja sekaligus memahami keterkaitan antara data dan komunikasi publik. “Kami ingin mahasiswa memahami bahwa industri media juga dekat dengan pengolahan data,” tambah dosen Departemen Statistika ITS tersebut.

Selaras dengan hal itu, Direktur Pemberitaan JTV Abdul Rokhim SSi turut menegaskan pentingnya literasi data dalam industri media. Ia meyakini keilmuan statistika memiliki peran krusial dalam membantu jurnalis memahami konteks serta faktor-faktor yang membentuk suatu fenomena. Menurutnya, ketelitian dalam membaca angka di data merupakan keterampilan wajib bagi seorang jurnalis.
Alumnus Departemen Statistika ITS angkatan 1994 ini juga memaparkan peran sains data dalam proses produksi berita melalui data analytics dan sentiment analysis. Melalui ilmu tersebut, berbagai data tidak terstruktur dari platform digital mampu diolah menjadi informasi yang lebih terarah untuk menghasilkan wawasan bagi publik.
Tidak sekadar kunjungan industri, program yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 terkait pendidikan berkualitas ini juga menghadirkan kuliah tamu, diskusi kolaborasi riset dan pembelajaran, serta sharing session antara mahasiswa UTM dengan HIMASTA-ITS. Selain itu, diadakan pula kegiatan pengabdian masyarakat guna memperkenalkan ilmu statistika dan sains data secara interaktif dan menyenangkan.

Agenda yang memperkuat komitmen ITS dalam mendukung SDGs poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan itu melibatkan 20 mahasiswa dan lima dosen UTM. Kelima Dosen tersebut antara lain adalah Dr Nur Syazwin Mansor, Prof Madya Dr Norhaiza Ahmad, Prof Madya Dr Zaitul Marlizawati Zainuddin, Prof Madya Dr Arifah Bahar, dan Dr Rahmah Mohd Lokoman.
Kesuksesan program kolaborasi ini juga tak luput dari keterlibatan delapan dosen Departemen Statistika ITS lainnya. Adapun kedelapan dosen tersebut ialah Dr Achmad Choiruddin SSi MSc, Prof Dr rer pol Dedy Dwi Prastyo SSi MSi, Dr Wibawati, Shofi Andari SStat MSi PhD, Dr Irhamah SSi MSi, Muhamad Syukron SStat MAI, Dea Saraswati Pramaningrum SStat MStat, dan Rahmatin Nur Amalia SStat MSi. (*)
Reporter: Naurah Fitri
Redaktur: Andra Eka Wijayanti