Kolaborasi ITS dan UMPSA Hadirkan Mock-up Industri Kimia

Published on
By
Salah satu peserta Program Global Summer Course Initiative 2026 menjelaskan mock-up pabrik kepada pengunjung saat pameran di Plaza Fakultas Vokasi ITS
Salah satu peserta Program Global Summer Course Initiative 2026 menjelaskan mock-up pabrik kepada pengunjung saat pameran di Plaza Fakultas Vokasi ITS

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperluas upaya internasionalisasi mahasiswa ITS. Kali ini, Departemen Teknik Kimia Industri (DTKI) Fakultas Vokasi ITS menggelar pameran mock-up industri berbasis proses kimia hasil kolaborasi antara mahasiswa ITS dan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Jumat (19/6) di Plaza Fakultas Vokasi ITS.

Liaison Officer Program Global Summer Course Initiative 2026 Alexandria Najwa Gisa menjelaskan bahwa pameran ini merupakan salah satu rangkaian acara dari program kerja sama antara Vokasi ITS dan UMPSA. Program ini juga dirancang untuk mendukung penyelesaian tugas akhir mahasiswa tahun ketiga DTKI ITS. “Lewat program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan proyek, tetapi juga pengalaman bekerja sama dalam tim lintas negara.” ujarnya.

Salah satu kelompok Program Global Summer Course Initiative 2026 saat memaparkan konsep mock-up pabrik kepada salah satu juri (pojok kanan)
Salah satu kelompok Program Global Summer Course Initiative 2026 saat memaparkan konsep mock-up pabrik kepada salah satu juri (pojok kanan)

Alexandria menambahkan, kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang kompeten terus meningkat, sehingga kemampuan teknis saja tidak cukup. Menurutnya, di dunia kerja yang semakin global, kemampuan berkolaborasi dengan individu dari beragam negara dan latar belakang menjadi nilai tambah. Hal tersebut selaras dengan strategi DTKI ITS dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman bekerja di lingkungan multikultural.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ITS dan UMPSA dibagi ke dalam sembilan kelompok lintas disiplin yang melibatkan bidang teknik kimia, teknik elektro, hingga teknik mesin. Setiap kelompok ditugaskan merancang industri berbasis proses kimia sejak tahap perencanaan hingga menghasilkan mock-up pabrik untuk dipamerkan. Melalui skema tersebut, peserta belajar menyatukan beragam perspektif, pola kerja, dan pendekatan keilmuan dalam satu rancangan.

Kiang Hao Yi saat memaparkan konsep mock-up pabriknya kepada salah satu panitia
Kiang Hao Yi saat memaparkan konsep mock-up pabriknya kepada salah satu panitia

Salah satu mahasiswa UMPSA, Kiang Hao Yi mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti program yang berlangsung selama lima hari tersebut. Ia menilai kerja sama dengan mahasiswa ITS memberinya pemahaman lebih luas, khususnya mengenai pembelajaran berbasis praktik. “Sejauh ini saya hanya belajar mendesain, sedangkan di sini saya belajar dari mahasiswa ITS bagaimana mewujudkan rancangan menjadi mock-up fisik,” ungkapnya.

Mahasiswa Diploma Teknik Kimia UMPSA tersebut juga berharap kolaborasi antara ITS dan UMPSA dapat terus berlanjut. Menurutnya, kegiatan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dari kedua negara untuk bertukar pengetahuan sekaligus memahami cara berpikir dan budaya akademik masing-masing. Tak hanya itu, program ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

 

Reporter : Aulia Okta Wijaya
Redaktur: Lathifah Sahda

×