Kolaborasi ITS dan UM Dorong Pendidikan Berkualitas

Published on
By
Ketua Grup Riset PSOC ITS, Prof Dr Ir Imam Robandi MT, mengajak siswa SK Taman Medan berdiskusi mengenai penggunaan listrik yang aman melalui kegiatan edukatif dan interaktif.
Ketua Grup Riset PSOC ITS, Prof Dr Ir Imam Robandi MT, mengajak siswa SK Taman Medan berdiskusi mengenai penggunaan listrik yang aman melalui kegiatan edukatif dan interaktif.

Kampus ITS, ITS NewsInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperluas kontribusinya di kancah internasional melalui kegiatan gotong royong yang menjadi bagian dari program Global Community Outreach (GCO). Berlangsung di Sekolah Kebangsaan (SK) Taman Medan, Malaysia, program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

Program yang dipimpin oleh Prof Dr Ir Imam Robandi MT tersebut merupakan wujud kolaborasi internasional antara ITS dan Universiti Malaya (UM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut Imam, SK Taman Medan menaungi lebih dari 2.000 siswa dan sekitar 100 tenaga pendidik sehingga peningkatan kualitas fasilitas sekolah menjadi salah satu kebutuhan yang diprioritaskan.

Sebelum kegiatan dimulai, tim gabungan ITS dan UM bersama pihak sekolah melakukan pemetaan fasilitas untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, perbaikan difokuskan pada fasilitas kelistrikan di sejumlah ruang utama, meliputi laboratorium sains, laboratorium komputer, perpustakaan, serta ruang rapat.

Tim ITS dan Universiti Malaya (UM) memperkenalkan teknologi panel surya kepada siswa SK Taman Medan melalui demonstrasi interaktif dalam Program Global Community Outreach (GCO).
Tim ITS dan Universiti Malaya (UM) memperkenalkan teknologi panel surya kepada siswa SK Taman Medan melalui demonstrasi interaktif dalam Program Global Community Outreach (GCO).

Dalam pelaksanaannya, seluruh perangkat dan instalasi listrik diperiksa, diuji, dan diperbaiki guna memastikan fasilitas aman digunakan. Imam turut menjelaskan bahwa pembagian zona kerja dilakukan secara terstruktur agar seluruh proses perbaikan berjalan lebih efektif. “Pekerjaan dapat diselesaikan bersama dengan baik tanpa membedakan asal negara maupun kampus para relawan,” ujarnya mengapresiasi.

Tidak hanya berfokus pada perbaikan fasilitas, tim ITS dan UM juga memberikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan listrik kepada para siswa. Melalui diskusi interaktif, para peserta dikenalkan pada penggunaan peralatan elektronik yang aman, potensi bahaya korsleting, serta pentingnya memanfaatkan energi listrik secara bijak di lingkungan sekolah.

Tim ITS mengajak siswa SK Taman Medan belajar konsep STEM melalui aktivitas kolaboratif yang mendorong kreativitas, pemecahan masalah, dan kerja sama tim.
Tim ITS mengajak siswa SK Taman Medan belajar konsep STEM melalui aktivitas kolaboratif yang mendorong kreativitas, pemecahan masalah, dan kerja sama tim.

Guru Besar SK Taman Medan Khairul Nizar memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara ITS dan UM melalui program GCO. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi sekolah, tetapi juga mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia. “Dedikasi untuk berbagi ilmu pengetahuan sejatinya tidak pernah dibatasi oleh garis batas teritorial,” tuturnya.

Melalui program GCO, ITS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi bagi masyarakat global melalui kolaborasi internasional yang berdampak. Upaya ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin ke-4 dan ke-17 melalui penguatan kerja sama lintas negara dalam meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan. (*)

 

 

Reporter: Nabila Rahadatul Aisy Koestriyaningrum
Redaktur: Andra Eka Wijayanti

×