Dalam forum diskusi yang dihadiri oleh sivitas akademika dari beberapa PT di Surabaya ini, hadir pula beberapa tokoh dari KKP. Diantaranya, Prof Ir Sjarief Widjaja PhD FRINA, Sekretaris Jenderal KKP dan Ir R Nilanto Perbowa MSc, Kepala Biro Perencanaan KKP. Tak hanya itu, Direktur Jendral Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Syahrin Abdurahman SE serta Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia, Dr Ir Dedy H Sutisna MS juga turut hadir dalam forum ini.
Dalam pemaparannya, Syarief menerangkan bahwa visi kelautan Indonesia adalah menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional. Sehingga dengan memperhatikan cakupan visi ini, dapat ditentukan arah pembangunan kelautan nasional kedepan.
Lanjutnya, terdapat tiga pokok bahasan dalam forum yang harus segera dituntaskan pada tahun ini. Tiga bahasan tersebut adalah penyusunan rencana Undang-Undang (UU) Kelautan, penyususanan rencana peraturan presiden tentang kelautan Indonesia, dan penyusunan rencana teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.
Atas dasar itu, KKP butuh saran dari perguruan tinggi untuk penyusunan RUU ini. Bisa dalam hal arah kebijakan maupun strategi pembangunan kelautan. ”Mungkin dari segi peningkatan dan penguatan SDM maupun IPTEK di bidang kelautan lah menjadi tugas ITS,” canda alumnus ITS tersebut.
Senada dengan Syarif, Dedy H Sutisna menjelaskan pembangunan bidang kelautan belum menjadi arus utama dalam pembangunan nasional. Padahal sudah saatnya kelautan menjadi proritas. Sebab, bukan saatnya lagi Indonesia bersandar pada daratan yang semakin tahun semakin habis digunakan untuk pembangunan.
Dedy melanjutkan, kurang lebih 75 persen wilayah Indonesia adalah lautan. Sehingga sangat dibutuhkan adanya sebuah regulasi yang mampu menjadi payung hukum dalam menjaganya. ”Ironis jika kita tidak belajar dari negara yang memiliki wilayah laut tidak luas, tetapi sudah memiliki hukum yang mengaturnya dengan jelas, seperti Malaysia dan Singapura,” pungkasnya. (ao/ady)