ITS News

Senin, 12 Januari 2026
12 Januari 2026, 14:01

KKN ITS Kenalkan Digitalisasi Koperasi dan Petakan Potensi Ekonomi Desa

Oleh : indahts | | Source : -

 

Usai acara pembukaan KKN ITS di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang

Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan program pemetaan potensi ekonomi desa dan digitalisasi tata kelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Program ini menjadi solusi atas tantangan pengelolaan koperasi desa yang baru berdiri pada 2025 dan masih dijalankan secara konvensional serta belum berbasis data kebutuhan masyarakat.

Ketua Tim KKN ITS Ilimiyah Khoirun Nisa’ menjelaskan bahwa program ini menghasilkan luaran utama berupa peta potensi ekonomi desa berbasis data. Pemetaan tersebut mencakup dua aspek, yakni warga desa sebagai pelaku usaha dan perputaran ekonomi, serta warga desa sebagai pasar dari kegiatan ekonomi yang berlangsung. “Siklus ini dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan data yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tim KKN Mandiri dari Departemen Kimia ITS saat mengunjungi salah satu tempat usaha warga Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Jombang

Selain pemetaan potensi ekonomi, tim KKN ITS juga menerapkan sistem pencatatan keuangan digital sederhana disertai pendampingan intensif kepada pengurus koperasi. Upaya ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan koperasi agar mendekati standar pengelolaan koperasi nasional. Dengan sistem tersebut, pengurus dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran berbagai unit usaha secara rapi, cepat, dan akuntabel, sementara masyarakat memperoleh layanan yang lebih informatif dan terpercaya.

Tim KKN Mandiri ITS saat sedang meminta data penduduk di kantor Kelurahan Desa Ngudirejo, Jombang

Program ini turut berdampak pada peningkatan jumlah dan variasi produk koperasi. Sebelumnya, keterbatasan data kebutuhan pokok warga menyebabkan jenis dan volume produk yang dikelola koperasi masih terbatas. Melalui survei dan pemetaan kebutuhan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN, koperasi kini memiliki dasar perencanaan yang jelas dalam menentukan prioritas produk, baik untuk dijual maupun diproduksi. “Hasilnya, produk yang direncanakan menjadi lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan warga Desa Ngudirejo,” ungkap mahasiswa Departemen Kimia ITS angkatan 2023 ini.

Tim KKN Mandiri ITS sedang melakukan aksi saat mengikuti upacara bendera 17 Agustus di Desa Ngudirejo, Jombang

Secara keseluruhan, kegiatan ini merupakan bentuk hilirisasi peran mahasiswa ITS dalam mendukung penguatan ekonomi desa melalui pendekatan berbasis data dan teknologi tepat guna. Dengan peningkatan pelayanan dan pengelolaan produk, Koperasi Desa Merah Putih Ngudirejo diharapkan mampu beroperasi secara lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Tim KKN Mandiri ITS bersama dosen pembimbing di salah satu rumah warga Desa Ngudirejo, Jombang

Kegiatan KKN Mandiri ITS ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan aktivitas ekonomi lokal, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan koperasi desa berbasis data dan digitalisasi tata kelola. Model penguatan ekonomi ini diharapkan dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat dan direplikasi di desa lain sebagai wujud sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat. (*)

Berita Terkait