KKN Abmas ITS Ajari Warga Sulap Jelantah Jadi Sabun Bernilai Jual

Published on
Proses pembuatan sabun dari limbah minyak jelantah yang diajarkan oleh tim KKN Abmas dari ITS
By
Proses pembuatan sabun dari limbah minyak jelantah yang diajarkan oleh tim KKN Abmas dari ITS

Sidoarjo, ITS News – Limbah minyak jelantah yang kerap dibuang sembarangan kini diolah menjadi produk sabun bernilai ekonomis oleh warga Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Inisiatif ini hadir melalui program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) SoapChela dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Program SoapChela dikemas dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan pengelolaan minyak jelantah yang menyasar ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait bahaya pembuangan minyak jelantah secara sembarangan sekaligus memberikan keterampilan pengolahannya menjadi produk bernilai jual.

Tim KKN Abmas SoapChela dari ITS mendampingi warga Desa Gagang Kepuhsari, Sidoarjo dalam pembuatan sabun batang dengan metode Cold Process

Kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kolaborasi antara Laboratorium Kimia Bahan Bakar ITS dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gagang Kepuhsari. Kepala Laboratorium Kimia Bahan Bakar ITS sekaligus Ketua Tim KKN Abmas ITS Dr Triyanda Gunawan SSi melibatkan mahasiswa Departemen Kimia ITS untuk terjun langsung mendampingi masyarakat selama pelatihan berlangsung.

Tim KKN Abmas SoapChela dari ITS bersama warga Desa Gagang Kepuhsari, Sidoarjo melakukan pembuatan sabun batang dengan metode Hot Process

Ketua Tim Mahasiswa KKN Abmas SoapChela ITS Alif Mahesa Veda menjelaskan bahwa program ini berangkat dari kebiasaan ibu-ibu rumah tangga yang setiap hari menghasilkan minyak jelantah tanpa pengelolaan optimal. Dari 15 peserta pelatihan, sebagian besar baru mengetahui bahwa minyak jelantah dapat diolah menjadi produk bernilai jual. “Kami ingin meningkatkan edukasi sekaligus keterampilan yang berdampak bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi,” ujarnya.

Tim KKN Abmas SoapChela dari ITS mendampingi warga Desa Gagang Kepuhsari, Sidoarjo dalam pembuatan sabun cair dengan metode Cold Process

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa memperkenalkan tiga produk utama hasil olahan minyak jelantah, yakni sabun batang metode hot process, sabun batang metode cold process, dan sabun cair metode cold process. Salah satu anggota tim KKN Abmas menyampaikan bahwa variasi metode ini bertujuan memberi fleksibilitas kepada peserta. “Ibu-ibu dapat memilih metode pembuatan dan jenis sabun sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Penyerahan secara simbolis cinderamata dari Tim KKN Abmas ITS kepada perwakilan Balai Permusyawaratan Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo

Seluruh tahapan pelatihan dilakukan dengan prosedur keselamatan yang ketat serta pendampingan langsung dari mahasiswa Departemen Kimia ITS, terutama pada tahap reaksi saponifikasi minyak jelantah hingga menjadi sabun. Dari pelatihan tersebut, peserta berhasil mengolah 3 liter minyak jelantah menjadi sekitar 16 – 18 sabun batang dengan berbagai variasi bentuk serta dua botol sabun cair berukuran 500 mililiter.

Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak mahasiswa atas ilmu yang diberikan. Sekarang kami jadi tahu kalau sabun bisa dibuat dari minyak jelantah dengan cara seperti ini,” tuturnya.

Pascakegiatan KKN Abmas dari ITS yang dihadiri oleh Ibu-ibu PKK Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo

Melalui program ini, KKN Abmas SoapChela ITS turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan perekonomian Desa Gagang Kepuhsari secara berkelanjutan. (*)

 

×