Kenang Sejarah, BoDA Kunjungi Kediaman Tjokroaminoto

Published on
By

Kediaman Tjokroaminoto sudah menjadi cagar budaya sejak 1996. Demikian bersejarahnya karena rumah sederhana tersebut pernah menjadi tempat bergurunya Soekarno, Samaoen, Alimin, Musso, dan Kartosoewiryo. Dari rumah inilah Tjokroamionoto dikenal sebagai Guru pada pendiri bangsa Indonesia.

Muhammad Iqbal El Ghifarry, koordinator acara, menjelaskan upaya untuk  menghargai sejarah bangsa Indonesia menjadi alasan kunjungan tersebut. Ia melanjutkan, dari tempat tersebut mereka memperoleh banyak pelajaran, terutama mengenai keberagaman. ”Satu guru melahirkan beberapa murid yang berjuang dengan ideologinya masing-masing,” papar mahasiswa Jurusan Teknik Geomatika tersebut.
Iqbal mencontohkan, Soekarno berjuang dengan nasionalismenya, Kartosoewiryo berjuang dengan keislamnya, dan Musso bergerak dengan paham komunisnya. "Meski begitu, mereka saling berharmoni untuk membangun negeri ini,” lanjutnya.
Sudarsono, Menteri Kebijakan Publik BEM ITS, menanggapi kunjungan ke kediaman Tjokroaminoto tersebut dengan nada positif. Ia menilai, kegiatan seperti sangatlah menginspirasi, terutama bagi mahasiswa yang berjiwa muda. ”Kau pemuda! Beranilah berfikir sebebas apapun. Asal kau tak pernah berhenti untuk belajar dan berkaca pada sejarah. Salam pergerakan,” tuturnya. (imb/ali)

×