Kaleidoskop ITS 2020: Merajut Secercah Pelita untuk Indonesia

Published on
By

Kampus ITS, ITS News — Sudah tiba saatnya kita menutup cerita tahun 2020 dan membuka lembaran baru di tahun 2021. Di tengah rentetan peristiwa yang melanda dunia, 2020 menjadi tahun yang berat bagi kita semua. Tak terkecuali, bagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang selama dua belas bulan berusaha merajut secercah pelita di tengah kepungan virus Covid-19, untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

ITS membuka awal tahun dengan membangun landmark baru bernama Synchro ITS. Ikon yang dibangun dari hasil kerja sama dengan Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah Jawa Timur ini, diharapkan dapat memberi wajah dan semangat baru di usianya yang ke-60. Kampus teknik asuhan Dr Angka ini, juga mendirikan Pusat Penelitian Agripangan dan Bioteknologi untuk meningkatkan peran aktif kampus di bidang penelitian ketahanan pangan dan obat-obatan. Sementara itu, Pusat Kajian Kebijakan Publik, Bisnis, dan Industri ITS berhasil mengembangkan kawasan eduwisata herbal berbasis energi terbarukan dan ekonomi sirkular di Kota Batu, Jawa Timur. Kawasan ini akan diisi dengan pusat rehabilitasi penyakit stroke, yang digadang-gadang menjadi pusat penelitian herbal nasional.

Tak hanya mengembangkan pusat penelitian dan melakukan pengabdian, kampus pahlawan kembali memperlihatkan taringnya dalam menciptakan inovasi di bidang maritim. Hal ini terlihat dari kesungguhan ITS dalam merampungkan pembuatan The Croc, kapal perang canggih yang dapat berubah menjadi tiga mode sekaligus. Kapal ini merupakan buah kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut (TNI-AL), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), dan beberapa pihak lainnya, yang diharapkan dapat memperkuat pertahanan dan keamanan maritim Indonesia dalam menegakkan kedaulatannya.

Prosesi Wisuda yang dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan Minecraft

Baru saja mencicipi awal tahun, seluruh dunia bergejolak karena cengkeraman pandemi Covid-19. Adanya pandemi mengharuskan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar semua acara seremonial secara daring, termasuk penyelenggaraan wisuda dan pengukuhan guru besar. Seperti yang kita tahu, prosesi wisudah daring bukanlah hal yang mudah diterima mahasiswa. Namun siapa sangka, ITS memberikan kado spesial bagi wisudawan. ITS mengemas prosesi wisuda virtual pertamanya dengan menggunakan Minecraft, jenis permainan virtual dengan merancang balok-balok.  Selain itu, di tengah pandemi ini, ITS juga mengukuhkan delapan profesor dalam satu acara prosesi. Angka ini merupakan jumlah terbanyak dalam pengukuhan guru besar di ITS.

Salah satu tim peneliti RAISA, Rudy Dikairono (kiri), menjelaskan fitur RAISA versi Disinfektan kepada Rektor ITS Prof Mochamad Ashari

Seperti yang dilihat, kemunculan pandemi tidak sedikitpun mengubah semangat kampus perjuangan untuk terus mengabdi kepada negeri. Lewat beberapa produk inovasinya, ITS bertekad untuk terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani pandemi. Menggandeng Universitas Airlangga, ITS melahirkan produk inovasi teknologi di bidang kesehatan Salah satu karya inovasi andalan ITS adalah Robot Medical Assistant ITS – Airlangga (RAISA). Robot ciptaan ITS melalui PT ITS Tekno Sains ini bertugas untuk menyediakan layanan dasar dalam melayani pasien. Seiring dengan berkembangnya permintaan dari rumah sakit, saat ini RAISA pun dilengkapi alat penyemprot disinfektan untuk mencegah penularan partikel virus. 

Tak hanya RAISA, ITS juga menciptakan produk lainnya seperti VIOLETA, robot sterilisasi Covid-19 berbasis sinar UV. Kemudian, Simple and Low-Cost Mechanical Ventilator, robot untuk mengatasi permasalahan terbatasnya alat ventilator, dan bilik disinfeksi, serta lampu LED IUV untuk sterilisasi ruangan di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Selain membuat peralatan canggih tersebut, ITS juga memproduksi 70 ribu lebih face shield, dimana 33 ribu di antaranya telah berhasil terdistribusi kepada 13 provinsi di seluruh Indonesia. 

Demonstrasi penyelamatan korban kecelakaan di laut dan dibawa ke pinggir pantai oleh i-Boat

Usai sejumlah inovasi dalam penanganan Covid-19, ITS juga meluncurkan karya anyar berupa mobil listrik pintar yang diberi nama Intelligent Car (i-Car) ITS. Mobil listrik ini menjadi kado spesial ITS untuk Indonesia, karena peluncurannya dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-75. Tentunya, inovasi kendaraan pintar tanpa awak juga tidak berhenti pada kendaraan di darat saja, namun juga kendaraan di air. Dalam rangka memperingati Lustrum XII ITS dan menyambut Hari Bahari Nasional, ITS berhasil memperkenalkan kapal pintar tanpa awak bernama intelligent Boat (i-BOAT) di Bulan September.

Di Tengah situasi pandemi yang tidak menentu, torehan berbagai penghargaan yang diraih sivitas akademik menjadi bukti bahwa kondisi perkuliahan secara daring tidak menyurutkan semangat mereka dalam mengukir prestasi. Pada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Tekonologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) ke-13, kontingen ITS berhasil meraih medali terbanyak dalam kompetisi bergengsi itu. Tidak hanya itu, ITS juga berhasil membuktikan keunggulannya dalam bidang robotika. ITS sukses memboyong gelar juara umum pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) dan Kontes Robot Indonesia (KRI). Selain itu, ITS juga sukses membawa pulang empat medali dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN).

Prestasi yang mengharumkan nama ITS di kancah nasional maupun internasional juga diwarnai oleh kontribusi prestasi para dosen. Prestasi gemilang diraih ITS dari bidang keilmiahan, yakni Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD, dosen Teknik Informatika ITS yang berhasil menduduki peringkat 1 pada pemeringkatan Scopus. Tidak tanggung-tanggung, guru besar ITS itu juga masuk dalam jajaran Top 2% World Ranking Scientists, pemeringkatan yang dilakukan peneliti dari Stanford University. 

Lain halnya dengan Prof Dr Agus Zainal Arifin SKom MKom, guru besar dari Departemen Teknik Informatika ITS. Alumnus Universitas Hiroshima ini menerima penghargaan dari Kementerian Luar Negeri Jepang atas jasanya dalam meningkatkan rasa saling pengertian antara Jepang dan Indonesia. Selain itu, Sri Fatmawati SSi MSc PhD dari Departemen Teknik Kimia dipercaya menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi berskala nasional. Wanita berjilbab ini berhasil terpilih menjadi ketua dalam organisasi Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) periode 2020-2022. Dengan beragam prestasi dan penghargaan gemilangnya, ITS mampu meraih peringkat tiga universitas terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2021.

Tak ketinggalan, ITS juga meraih predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020 oleh Komisi Informasi Pusat, dan tiga penghargaan nasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang didulang oleh Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS. Sebagai ujung tombak pemberitaan dan penyebaran informasi, peran dari tim UKP ITS yang terdiri dari ITS Online, ITS TV, ITS Website, ITS Media Sosial, dan ITS Desain juga tidak dapat diremehkan dalam mendukung publikasi.

Berbagai inovasi, penghargaan, prestasi yang diterima ITS di tahun ini bagaikan angin segar di tengah pandemi. Kado manis bagi ITS dan sivitas akademik yang telah berhasil melalui tahun 2020, di tengah ketidakpastian mengenai kapan pandemi akan berakhir. Bergantinya tahun menandakan terbukanya lembaran baru yang siap diukir oleh capaian lainnya. Sebagai institusi yang dipercayai menjadi salah satu pemimpin dalam perkembangan inovasi, ITS akan terus berupaya untuk mengukir prestasi dan demi masa depan Indonesia yang lebih baik. 

 

Salam

Tim Redaksi ITS Online

×