Acara ini merupakan event pembuka helatan akbar BEM FTK bertajuk Symphony FTK. Symphony FTK sendiri merupakan kegiatan bersama mahasiswa FTK yang digagas untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. Dalam acara ini, segala bentuk kegiatan diniatkan untuk mempererat rasa persaudaraan antar mahasiswa. "FTK itu awalnya berasal dari satu jurusan, maka tidak seharusnya tiap jurusan merasa terpisah-pisah," ujar Akmal Lazuardy, ketua panitia JSS.
Dalam kegiatan JSS, tidak hanya mahasiswa yang ambil bagian. Beberapa dosen dan karyawan bahkan ikut berjalan santai dengan mahasiswa. "Mereka (dosen dan karyawan, red) tidak terlihat canggung, bahkan sesekali mereka terlihat bercengkrama dengan mahasiswa," ujar Akmal.
Namun, Akmal menyebutkan, kegiatan ini tidak sepenuhnya berjalan lancar. Mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan ini menerangkan, hujan gerimis yang turun sejak pagi sempat membuat JSS tertunda hingga hampir dua jam. Hal ini juga ikut menurunkan jumlah peserta. "Peserta yang ditargetkan 300 orang hanya datang sekitar 80 orang saja," ungkapnya.
Walau begitu, Akmal mengaku puas dengan pelaksanaan JSS. Menurutnya, gelaran JSS sudah mampu membuka Symphony FTK dengan baik. "Antusias peserta sudah sangat positif. Apalagi bila tidak hujan, pesertanya pasti lebih banyak lagi," tuturnya.
Meriah dengan Lomba Tradisional
Kegiatan JSS tidak berhenti hanya di jalan santai. Lelah berjalan mengelilingi ITS, peserta kemudian dihibur dengan beberapa permainan tradisional. Dalam sesi ini, peserta berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam beberapa permainan seperti balap karung, tarik tambang dan lomba makan kerupuk.
Menariknya, perlombaan-perlombaan tersebut juga dikombinasikan dengan permainan lainnya. Lomba makan kerupuk,salah satunya, usai menghabiskan kerupuk yang digantung, peserta kemudian diarahkan untuk mencari koin-koin yang tersembunyi di balik tepung.
Lain lagi dengan lomba balap karung. Dalam lomba ini, peserta tidak menempuh jalur lurus seperti biasanya. Namun, mereka harus melewati rintangan berputar yang disediakan panitia. "Tambahan permainan tersebut menjadikan lombanya lebih menantang," ujar Ricky Fadilla Saleh, salah seorang peserta. (ram/fz)