Janssen: ITS Tak Kalah dari Belanda

Published on
By

ITS sebagai salah satu perguruan tinggi teknik terkemuka di Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya di mata internasional. Yang terbaru, salah satu mahasiswa dari Universitas Teknologi Delft Belanda, memilih ITS sebagai tempat melakukan riset.

Di bawah bimbingan Prof Ir I Nyoman Pujawan MEng PhD, salah satu dosen Teknik Industri, Maurits Janssen, yang menekuni bidang System Engineering, Policy Analysis & Management selama dua setengah bulan melakukan riset di salah satu perusahaan lampu terkemuka asal Belanda di daerah Rungkut.

Pria yang akrab disapa Nyoman itu menuturkan, "Tujuan saya menyuruh dia untuk presentasi agar para mahasiswa bisa membandingkan bagaimana orang luar dan orang sini dalam mengerjakan sesuatu," ujarnya.

Kemudian Janssen menyampaikan bahwa sistem pendidikan di sini tidak beda jauh dari yang ada di Belanda. Menurutnya banyak orang-orang di sini yang tidak kalah cerdas dari orang Eropa.

Disamping mempresentasikan apa yang telah ia lakukan di sini, Janssen juga bercerita tentang kesannya selama di Surabaya. "Dua minggu pertama merupakan hal yang paling sulit bagi saya, iklim di sini sangat panas, tapi sekarang saya sudah mulai terbiasa," kata pria berusia 24 tahun ini. "Satu hal lagi yang saya suka di sini adalah budayanya," tambahnya.

Di akhir acara, Janssen memberikan dua hadiah berupa kalender dan buku tentang Belanda. "Bagi orang Belanda, membuka bungkus kado langsung di hadapan si pemberi merupakan hal yang lazim," tutupnya. Selanjutnya ia akan kembali ke negara asalnya Jumat (9/7).

Tamara, salah satu mahasiswi TI menanggapi, "Kita tidak perlu lagi minder dengan yang ada di luar negeri. Karena sebenarnya kita juga punya potensi yang sama besar dengan mereka," katanya. (ian/fn)

×