Nota kesepahaman kerjasama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Adapun dari kerjasama tersebut akan banyak dosen atau mahasiswa Universitas Budi Luhur yang akan belajar di ITS. Selain itu, kolaborasi tim peneliti dari kedua perguruan tinggi ini juga akan dilakukan untuk pemecahan masalah di masyarakat.
Joni mengatakan kerjasama ini merupakan bentuk komitmen ITS dalam membantu mengembangkan perguruan tinggi yang baru diresmikan pada tahun 2002 silam. "Kita harus banyak memberi untuk bisa maju. Jadi kerjasama ini terdapat aspek filosofisnya," ujar orang nomor satu di ITS tersebut.
Terbuka dan tak ragu, begitulah ITS menjalin kerjasama dengan universitas yang tergolong berusia muda ini. Seperti yang diucapkan Guru Besar Departemen Teknik Lingkungan kepada ITS Online. "Untuk bisa menjadi besar kita harus mau belajar dari siapa saja, tidak selalu dengan yang sudah berpengalaman," ucap Joni bijak.
Melalui kerjasama ini, Joni tetap optimis, ITS akan belajar banyak hal. "Pembelajaran terbaik bisa didapatkan dari memberi. Saya harap kerjasama ini bisa mendatangkan manfaat yang besar kepada ITS," tutup Joni.(mik/riz)