ITS Targetkan Terima 7.160 Mahasiswa Baru pada SNPMB 2026

Published on
By
Wakil Rektor I ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD saat menjelaskan skema SNPMB 2026 di ITS

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mempertegas komitmennya dalam menjaring talenta terbaik bangsa melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Sejumlah skema seleksi disampaikan dalam gelaran Media Strategic Forum ITS 2026 di Harris Hotel & Conventions Surabaya, Rabu (11/3) malam.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD memaparkan bahwa pada seleksi program sarjana dan vokasi lewat SNPMB tahun ini, ITS membuka tiga jalur utama. Jalur tersebut meliputi Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan seleksi mandiri yang terbagi dalam dua jalur.

Wakil Rektor I ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD (dua dari kiri) saat menjawab pertanyaan pada sesi tanya jawab dengan para awak media

Secara umum, jadwal SNBT dan SNBP mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI. Sementara pada seleksi mandiri, ITS menawarkan Seleksi Mandiri ITS dengan Prestasi (SMITS FLAT) dan Seleksi Mandiri ITS dengan Tes (SMITS ACE). Pendaftaran SMITS FLAT dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 6 Mei 2026, sedangkan SMITS ACE akan dibuka pada 12 Mei hingga 3 Juni 2026.

SMITS FLAT hadir sebagai apresiasi atas seluruh capaian yang telah diperoleh calon mahasiswa baru. Kesempatan yang seluas-luasnya diberikan untuk menilai prestasi akademik maupun non-akademik, beserta penilaian nilai rapor. Sementara SMITS ACE menitikberatkan pada seleksi melalui tes tulis berbasis komputer yang akan diselenggarakan secara luring di ITS.

Lebih lanjut, Guru Besar Departemen Kimia ITS ini juga merinci besaran daya tampung untuk program regular 2026. Terdapat 1.639 kursi untuk jalur SNBP, 2.503 kursi untuk jalur SNBT, dan 3.018 kursi untuk jalur seleksi mandiri. “Sebanyak 7.160 kursi total untuk program S1 dan D4,” ungkapnya.

Wakil Rektor I ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD saat menjelaskan informasi SNPMB 2026 di depan awak media dalam konferensi pers di Harris Hotel & Conventions, Surabaya

Di samping itu, untuk memperluas eksposur internasional, ITS juga membuka jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan daya tampung sebesar 380 kursi. Seleksi ini terbagi dalam tiga gelombang, di mana gelombang pertama telah dibuka pada 12 Januari sampai 25 Februari 2026 lalu. Sementara itu, gelombang kedua akan dibuka pada 1 April hingga 6 Mei 2026 mendatang, disusul gelombang ketiga pada 3 Juni hingga 30 Juni 2026.

Adapun, untuk mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif, ITS juga menawarkan berbagai beasiswa bagi calon mahasiswa. Pada jenjang sarjana, tersedia Beasiswa Garuda yang memfasilitasi program joint degree dan double degree dengan berbagai kampus ternama di luar negeri. ITS menghadirkan sedikitnya 10 skema joint degree dan double degree pada program IUP yang dibiayai penuh melalui Beasiswa Garuda.

Jajaran pimpinan ITS bersama awak media pada gelaran Media Strategic Forum & Pengumuman Lomba Karya Jurnalistik ITS 2026

Sementara pada jenjang pascasarjana, ITS menawarkan berbagai skema pembiayaan melalui beasiswa. Mulai dari Beasiswa Patriot, LPDP, Global Excellent Scholarship (GES), Beasiswa Unggulan ITS, Beasiswa Fast-D ITS, Beasiswa PDDI, Beasiswa Pradoktoral, hingga Beasiswa Angka Nitisastro.

Dengan demikian, melalui sosialisasi dan gelaran ini, ITS semakin memperkuat dukungannya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara spesifik, poin yang didukung meliputi poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Keragaman skema seleksi dan beasiswa yang ditawarkan menunjukkan bukti nyata ITS dalam menyediakan pendidikan tinggi yang ramah bagi semua pihak serta berkualitas. Hal ini juga sesuai dengan SDG poin ke-1 tentang Tanpa Kemiskinan. (HUMAS ITS)

 

Reporter: Jecklin Chintya Galle Djami

×