ITS Loloskan 1.716 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBP 2026

Published on
By
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD menjelaskan penerimaan mahasiswa baru ITS lewat jalur SNBP 2026
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD menjelaskan penerimaan mahasiswa baru ITS lewat jalur SNBP 2026

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) baru saja mengumumkan 1.716 mahasiswa baru yang diterimanya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil ini diumumkan langsung secara daring melalui Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3), Selasa (31/3), pukul 15.00 WIB.

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD mengungkapkan bahwa dari 18.110 pendaftar, ITS telah memberikan kesempatan untuk 1.716 kursi siswa mengenyam pendidikan di ITS lewat jalur ini. Angka pendaftar dan penerimaan ini juga mengalami peningkatan dari tahun 2025 lalu. “Pendaftar di ITS pada jalur SNBP tahun ini naik sebanyak 82 siswa dan penerimaannya juga naik sebesar 70 siswa,” bebernya.

Adapun dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 12.539 orang merupakan pendaftar yang membidik ITS sebagai pilihan pertama dan 5.571 orang sebagai pilihan kedua. Dosen Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS tersebut menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan kesadaran pendaftar dalam memprioritaskan ITS sebagai pilihan pertama.

Sementara itu, SNBP kali ini juga mengumumkan penerimaan peserta lolos yang berhak menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) secara bersamaan. Dari 4.157 total pendaftar KIP-K, sebanyak 344 peserta lolos jalur ini sebagai calon penerima K-IPK ITS yang kemudian akan diseleksi lebih lanjut secara internal dari ITS. “Mahasiswa yang tidak lolos seleksi internal akan mendapatkan keringanan pada biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun kesempatan beasiswa internal di ITS,” tambahnya memastikan.

Dari 57 program studi (prodi) yang ada, prodi sarjana (S1) Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil menempati urutan prodi dengan pendaftar terbanyak di ITS. Menariknya, prodi dengan keketatan tertinggi di ITS jatuh pada Teknik Pertambangan yang baru saja membuka jalur selain Mandiri. “Prodi Teknik Pertambangan ITS menjadi prodi baru yang sebelumnya baru dibuka melalui jalur Mandiri tahun lalu,” jelasnya.

Daftar 10 Program Studi terketat di ITS lewat jalur SNBP 2026
Daftar 10 Program Studi terketat di ITS lewat jalur SNBP 2026

Nani juga mengungkapkan bahwa jalur SNBP tersebut baru 23 persen dari keseluruhan total mahasiswa baru yang akan diterima di ITS tahun ini. Ia menekankan masih adanya kesempatan lainnya melalui empat jalur lain dari ITS dengan kuota yang jauh lebih besar. Jalur tersebut meliputi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Mandiri ITS dengan prestasi (SMITS FLAT), dan Seleksi Mandiri ITS dengan tes (SMITS ACE), serta jalur seleksi International Undergraduate Program (IUP).

Lebih lanjut, Nani menyampaikan jalur SNBT yang pendaftarannya saat ini sedang berlangsung hingga 7 April 2026 mendatang yang memiliki kuota dari ITS sebanyak 35 persen. Sementara itu, pendaftaran jalur SMITS FLAT yang berlangsung pada 21 April – 6 Mei dan jalur SMITS ACE pada 12 Mei – 3 Juni 2026 memiliki kuota sebanyak 42 persen. “Adapun jalur IUP dengan 370 kuota,” imbuhnya.

Perempuan berkacamata tersebut menerangkan lebih lanjut mengenai kesempatan Beasiswa Garuda pada jalur IUP ITS dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program yang menawarkan adanya kesempatan belajar di dalam dan luar negeri tersebut memiliki enam prodi dengan sepuluh program yang terafiliasi dengan beasiswa tersebut. ITS menjadi perguruan tinggi di urutan ketiga dengan program terbanyak di beasiswa tersebut.

Capaian ini mencerminkan komitmen ITS dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Nani juga berpesan agar peserta yang telah diterima dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik dan mengingatkan akan banyaknya kesempatan lain yang masih menunggu. “Saya harap agar yang belum berkesempatan di jalur ini, dapat memanfaatkan jalur lain yang masih menunggu,” pesannya memotivasi. (HUMAS ITS)

 

Reporter: Bella Ramadhani

×