Calon wisudawan pertama setelah ITS menyandang PTNBH ini tampak serius mendengar pemaparan pembicara yang juga merupakan alumnus ITS. Adalah Muhammad Tibiyani SSi, direktur utama dan pemilik PT Rextor Indonesia yang didapuk sebagai salah satu pembicara.
Ia mengawali ceritanya dengan nostalgia semasa kuliah di ITS. "Saya dari jurusan Statistika masuk tahun 93 lulus 98. Saya hapal betul seluk beluk gedung ini karna waktu PIMNAS dulu saya ketua panitianya, ya sampai nginap disini. Makhluk-makhluk lainnya juga saya tahu dimana," ujarnya sembari tertawa.
Pada awal kelulusannya ia memilih untuk berkarya di sebuah perusahaan. Perlahan ia meniti karir dari junior supervisor hingga general manager. Ia juga sempat bekerja di tiga perusahaan sebelum akhirnya membuka pabriknya sendiri pada tahun 2005. Saat ini ia memiliki tiga perusahan lain selain PT Rextor Indonesia, yang bergerak dibidang teknologi dan pabrik plastik di Batam.
Pada kesempatan tersebut, Cak Tibi, sapaan akrabnya membagi tipsnya bagaimana mengonversikan kreatifitas dan inovasi menjadi uang. Menurutnya kreatifitas adalah kemampuan mengembangkan ide yang bisa diperoleh dari mana saja. "Nah biasanya kita jarang menuliskan ide-ide kita, hanya sekedar obrolan saja lalu setelah dituliskan ide itu harus dieksekusi dalam bentuk yang konkret," imbuhnya.
Sedangkan inovasi adalah kemampuan menerapkan solusi kreatif itu. Ditambahkannya, kedua hal ini dibutuhkan baik di bidang wirausaha maupun menjadi seorang profesional. Apalagi, baginya kreatif adalah pintu menuju inovasi. "Wirausaha yang baik adalah dia yang punya gagasan kreatif dan inovatif di tempat dia bekerja ," tukasnya.
Menurut pria kelahiran Lumajang ini, pada dasarnya setiap orang kreatif. Hanya saja, belum berani menunjukan ide-idenya. Beberapa ciri orang kreatif adalah berani, percaya diri, gigih, tidak takut gagal, spontan. "Kalau teman-teman disini belum sampai pada ciri-ciri tersebut cobalah untuk memulai, mumpung kalian baru di stage pertama perjalanan hidup anda," sarannya.
Ia menjelaskan ada sembilan hal penting yang harus diperhatikan untuk memulai sebuah bisnis agar bisnis yang dibangun bisa bertahan lama. Diantaranya adalah menentukan segmen pasar, nilai tambah produk yang ditawarkan, jenis pendapatan, jaringan, key resource, strategi pemasaran, cost structure dan key activitiesnya. semua itu terangkum dalam model bisnis canvas "Dari perencanaan yang baik akan menghasilkan bisnis yang berjalan baik pula," tambahnya.
Bukan tidak pernah gagal dalam menjalankan bisnisnya, Tibi bahkan pernah ditipu hingga tujuh milyar rupiah. Namun hal tersebut tidak membuatnya patah semangat. Justru memacunya untuk terus berkreatifitas dan berinovasi menghasilkan produk-produk barunya. Ia berharap dari kuliah tersebut, para wisudawan berani berkreasi dan berinovasi dimanapun bekerja kelak. (mei/ven)