Menjelang pergantian 2005-2006, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan penghargaan kepada sembilan instansi Pemkot Surabaya yang dianggap berprestasi dalam memberikan pelayanan kepada publik.
Penghargaan yang diberi nama ITS Service Excellent Award itu diberikan langsung Rektor ITS Mohammad Nuh kemarin. Ada tiga kategori yang dinilai ITS. Yakni, kualitas layanan langsung terbaik, kualitas layanan tidak langsung terbaik, dan kualitas layanan kecamatan terbaik. Untuk masing-masing kategori, ITS memilih tiga instansi yang dianggap terbaik.
Pemenang kategori kualitas pelayanan langsung terbaik adalah Disperindag (Dinas Perindustrian Perdagangan) dan Penanaman Modal, PDAM, serta Dinas Tata Kota. Kategori layanan tidak langsung terbaik direbut PT Telkom, PT PLN, dan kepolisian. Sementara itu, kategori kualitas layanan kecamatan terbaik diraih Kecamatan Semampir, Pakal, dan Mulyorejo.
Menurut Mohammad Nuh, penghargaan tersebut merupakan apresiasi kampusnya terhadap jerih payah instansi publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan itu diharapkan bisa memacu instansi publik lainnya untuk bersaing meningkatkan kualitas layanan.
"Selama ini, orang berat memberikan apresiasi kepada mereka yang berprestasi. Perkembangan prestasi pun menjadi sangat lamban," ujarnya.
Sementara itu, untuk memilih instansi publik terbaik, tim Unit Pengkajian Pengembangan Potensi Daerah (UP3D) ITS telah menyurvei pada September hingga November 2005. Ada 19 instansi dan 31 kecamatan yang diteliti dengan jumlah responden 2.030 orang.
"Kami memberikan pertanyaan secara langsung mengenai layanan yang diterima para pengunjung instansi," ujar Ketua UP3D ITS Agnes Tuti Rumiati.
Penilaiannya didasarkan pada lima kriteria. Yaitu ketanggapan, keandalan, empati, jaminan, dan bukti langsung. "Bukti langsung mencakup fasilitas atau perlengkapan sarana dan prasarana, termasuk kebersihan," jelasnya. (rth/fid)