ITS – Bank Jatim Tandatangani Nota Kesepahaman

Published on
By

"Selama ini kami selalu mendatangkan ahli dari berbagai penjuru Indonesia tapi tidak pernah beres. Kali ini kami menggandeng putra daerah sendiri untuk menuntaskannya," ujar Soeroso.

Pria kelahiran Solo ini mengaku ITS menjadi satu-satunya nama yang dirujuk oleh Gubernur Jawa Timur untuk menyelesaikan permasalan di Bank Jatim utamanya bidang teknologi. Hal ini dikarenakan tingginya peran serta ITS dalam membantu berbagai permasalahan pemerintah baik daerah maupun kota.

"Teknologi perusahaan kami ini sudah online dan real time, sayangnya sistem peringatan dini belum tersedia. Inilah yang menjadi pekerjaan ITS nantinya," terangnya.

Saling memberikan kebermanfaatan, Bank Jatim menyediakan berbagai fasilitas bagi ITS, utamanya dosen dan mahasiswa. Berbagai pendanaan mulai dari penelitian, infrastruktur, proyek dosen, bisnis start up mahasiswa, koperasi mahasiswa, pengabdian masyarakat, hingga magang dan rekruitmen karyawan menjadi hadiah istimewa yang diberikan.

"Bank Jatim juga siap menjadi mitra bisnis hingga sarana pembayaran kuliah bagi mahasiswa," beber pria yang menjabat direktur sejak April 2015 ini.

Di sisi lain, Joni menyatakan nota kesepahaman ini juga memberikan peluang bagi ITS untuk mendukung pendidikan utamanya di bidang penelitian dan pengkajian teknologi. Hal ini diperkuat pula dengan adanya kerjasama yang akan meningkatkan produktifitas kedua belah pihak.

"Saya harap kerjasama ini bisa berlanjut kedepannya karena ITS optimis mampu menyediakan segala apa yang Bank Jatim butuhkan," tutup Joni. (arn/hil)

×